Hebatnya Jokowi Menghadapi Gejolak Papua

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir082019/8740_Hebatnya-Jokowi-Menghadapi-Gejolak-Papua.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
drberita/istimewa
Presiden Jokowi nonton wayang di Purworejo.
Oleh: Asyari Usman (Wartawan Senior)DRBerita | Banyak yang mengkritik atau mengecam cara Presiden Jokowi menyikapi pergolakan di Papua. Dia santai. Bagaikan tak ada kejadian apa-apa. Dia tangguhkan kunjungan ke Papua. Padahal, kunjungan itu perlu untuk menunjukkan keseriusan pemerintah meredakan kemarahan orang Papua.Jawaban Jokowi, "Belum ada waktu yang cocok."Jokowi kalem. Tenang. Bahkan dia sempatkan menonton wayang di Purworejo pada saat kerusuhan berkobar di Jayapura. Dia tidak panik meskipun korban mulai jatuh di pihak TNI dan Polri dalam kerusuhan di Deiya, Rabu, 28 Agustus 2019.Berbagai media melaporkan situasi yang mencekam di Jayapura dan juga di tempat-tempat lain. Jokowi tetap 'cool'. Biasa-biasa saja.Dia tepati janji ikut bersepeda santai di Borobudur. Apakah ini salah? Siapa bilang salah menepati janji? Bukankah menepati janji sangat penting? Tentu saja. Karena selama ini banyak sekali yang nyinyir menuduh Jokowi tak menepati janji-janjinya.Jadi, orang harus paham bahwa Jokowi tidak membatalkan jadwalnya disebabkan beliau sekarang berusaha memenuhi janji. Perkara situasi Papua disebut-sebut genting, tidak masalah.Sebab, jadwal wayang dan bersepeda santai itu perlu ditunaikan supaya presiden tidak dikatakan grasa-grusu dalam bereaksi. Tempo hari Jokowi dikritik langsung oleh Wiranto karena 'grasa-grusu' mengatakan Ustad Abu Bakar Ba'asyir akan dibebaskan awal tahun ini.Nonton wayang di Purworejo itu penting atau tidak? Pastilah penting. Jokowi perlu menyerap falsafah wayang yang ditayangkan untuk menghadapi berbagai situasi.Bagaimana dengan bersepeda santai di Borobudur? Ini malah lebih penting lagi. Karena presiden harus membangkitkan semangat rakyat menggunakan sepeda. Penggunaan sepeda perlu digalakkan sambil menunggu produksi mobil Esemka. Sebentar lagi!Jadi, Jokowi itu tidak sembarangan. Setiap geraknya punya makna. Lagi pula, Jokowi itu 'kan dikawal oleh Mahfud MD. Artinya, selagi Mahfud tidak banyak berkoar soal Papua, pasti semuanya aman. Mahfud diam soal bendera Bintang Kejora di seberang Istana. Itu artinya Jokowi aman'.

Jadi, begitulah hebatnya Presiden Jokowi menghadapi gejolak Papua yang semakin lantang meneriakkan kemerdekaan.

Editor
: admin
Sumber
: fnn.co.id

Tag:

Berita Terkait

Berita

Ehang 216, Heli IMI Tanpa Pilot Dikunjungi Presiden Jokowi

Berita

Presiden Jokowi ke Afrika, Pengusaha Mozambique dan Pebisnis Indonesia Sepakat Majukan Perdagangan Dua Negara

Berita

Musra Sumut Tentukan Arah Dukungan Capres 2024 dan Pembangunan Sumut

Berita

Vonis 1 Tahun Bandar Judi TS Cederai Komitmen Presiden Jokowi

Berita

Hasbil: Pesta Demokrasi, Jangan Diusik!

Berita

Rakyat Dukung Hemat Energi, Formapera Desak PLN Jalankan Program Kompor Induksi