drberita.id | Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga mendukung penegak hukum segera mengungkap dugaan suap di PDAM Tirtanadi, dari pengakuan mantan Kacab HM. Yamin, Ahmad Taufik Siregar yang akhirnya dicopot.
"Terjadinya pencopotan atau mutasi jabatan pada perusahaan itu biasa, tapi jika pencopotan itu dilakukan atas like or dislike oleh pimpinan Perusahaan BUMD pada bawahan, hal ini perlu diklarifikasi," ucap Zeira Salim, Rabu 6 Juli 2022.
"Jika benar pencopotan itu atas pengungkapan suap yang dilakukan kepala cabang pada karyawan yang korupsi, maka ini menjadi pertanyaan besar mengenai komitmen pimpinan perusahaan (PDAM Tirtanadi) pada sumpah jabatan melawan korupsi," sambungnya.
Pengakuan mantan Kacab PDAM Tirtanadi HM. Yamin, Ahmad Taufik Siregar sangat perlu ditelusuri oleh aparat penehak hukum, baik itu polisi, jaksa maupun KPK. Begitu juga Gubernur Sumatera Utara.
BACA JUGA:
Mantan Kacab BTN Medan Akui AJB PT. KAYA dan PT. ACR Belum Ada Saat Kredit Dicairkan"Saya kira testomoni yang dibuat Kacab PDAM H.M Yamin perlu untuk ditindak lanjuti. Jika benar ini terjadi, maka saya meminta pada Gubernur untuk mencopot Dirut PDAM Tirtanadi dan segera lakukan laporan kepihak berwajib untuk dilakukan tindakan hukum," tegas Zeira.
Pengakuan Ahmad Taufik Siregar ini, menurut Zeira Salim Ritonga jangan dianggap guyunan. Gubsu Edy Rahnayadi harus serius melakukan investigasi. Sebab, jangan sampai BUMD dikuasai oleh orang orang korup yang ingin menggoroti uang rakyat melalui kebijakan yang ingin mengambil keuntungan pribadi.
"Saya sudah lama menyuarakan ada dugaan korupsi atas program pemasangan sambungan pipa baru kepada masyarakat. Namun tidak ada tanggapan dari direksi dan Gubernur. Ini menjadi pintu masuk penegak hukum untuk melakukan bersih bersih di PDAM Tirtanadi," tandasnya.
BACA JUGA:
Bongkar Dugaan Suap, Kacab PDAM Dicopot Dirut"Sehingga korupsi dapat dibasmi dari PDAM Tirtanadi dan juga secara umum pada BUMD lainnya," tutup Zeira.