drberita.id -Tingkat kemiskinan rakyat
Indonesia tahun 2026 masih belum teratasi oleh Badan Percepatan Pengentasan
Kemiskinan (BP Taskin). Tercatat jumlah penduduk miskin di
Indonesia masih terbilang besar.
Jumlah penduduk miskin Indonesia di tengah nilai tukar rupiah ke dolar saat ini kisaran Rp.18 ribu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip pada Selasa 16 Juli 2026, persentase penduduk miskin di Indonesia tercatat sebesar 8,25% atau sekitar 23,36 juta orang dari total penduduk 288 juta jiwa lebih.
Pemerintah pun menargetkan angka kemiskinan Indonesia turun ke kisaran 6,5% hingga 7,5%, dengan fokus khusus menekan kemiskinan ekstrem hingga mendekati 0% pada akhir tahun 2026.
BP Taskin yang dipimpin Budiman Sudjatmiko sampai dengan Juli 2026 masih diam dan belum terlihat kerjanya sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.
Berapa persen kemiskinan di Indonesia 2026? Data kemiskinan terkini di Indonesia dari BPS yaitu; tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan sebesar 6,60% dan wilayah perdesaan sebesar 10,72%.
Untuk tingkat kemiskinan tertinggi provinsi masih di berada pada wilayah Papua mencapai 26,03%.
Pemerintah melalui BP Taskin katanya secara gencar melakukan penajaman intervensi sosial yang berpusat pada 16.550 desa atau kelurahan prioritas untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia. Targetnya sampa nol persen yang diinginkan pada tahun 2026. Tapi fakta dan kenyataannya berbanding terbalik.
BPS terus memantau pertumbuhan kemiskinan pada rakyat yang saat ini dihantui oleh kenaikan harga bahan pokok, BBM dan pajak. Ditambah lagi dengan nilai tukuar rupiah pada dolar AS yang terus tertekan.