drberita.id | Tenaga Ahli (TA) Menteri Agama, Hasan Basri Sagala memotivasi ratusan santri pondok pesantren Islamiyah Kecamatan Padang Garugur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis 15 Desember 2022. Setelah itu melaksanakan istighosah yang dipimpin langsung Ahmad Baik Daulay.
Di hadapan ratusan santri, Hasan menegaskan kalau andil para santri sangat besar dalam memerdekakan bangsa ini.
"Dalam catatan sejarah menunjukkan, kLau andil santri sangat besar dalam memerdekakan bangsa dari penjajahan. Karenanya, Santri harus melanjutkan peranserta ini, untuk mengisi kemerdekaan yang kita raih dengan pengorbanan, darah, harta dan nyawa," tegasnya.
Hasan menjabarkan, peran serta itu di antaranya dengan mempersiapkan diri dengan ilmu pengetahuan. "Banyak pekerjaan dinegeri ini menunggu tangan2 santri untuk menjamahnya. Untuk itu, tongkat estafet kepemimpinan ini harus dilanjutkan para santri," ungkapnya.
Hasan Basri yang juga menjabat sebagak Komandan Satuan Kordinasi Nasonal (Kasatkornas) Barisan Serbaguna (Banser) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Indonesia menegaskan, kalau orang pintar jumlahnya sangat banyak dinegeri ini. Namun jumlah orang baik dan pintar masih kurang.
BACA JUGA:Kodrat Shah Tersangka, Tapi Belum Datang Dipanggil ke Polda"Santri adalah sumber lahirnya orang pintar dan baik yang jelas dibutuhkan negeri ini," ungkapnya sembari mengajak santri agar tetap menjadi orang pintar dan baik yang sangat dibutuhkan negeri ini.
Pimpinan Pondok Pesantren, Ahmad Baik Daulay dalam Tausyiahnya menekankan, kalau membela bangsa adalah sebagian dari iman. Dan tergolong dalam jihat yang balasannya tentu surga dimasa mendatang. Untuk itu, para santri mengambil peran ini demi mempertahankan kemerdekaan dan kemajuan bangsa inj dimasa2 mendatang.
"Pondok Pesantren gudangnya orang baik dan pintar yang dibutuhkan bangsa ini. Ayo siapkan diri untuk mengisi kemerdekaan Indonesia," tegasnya.