Soal Karang Taruna Sumut, Dedek Ray: Ini merupakan karma yang harus diterima Dedi Darmawan

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir012023/_5615_Soal-Karang-Taruna-Sumut--Dedek-Ray--Ini-merupakan-karma-yang-harus-diterima-Dedi-Darmawan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Dedek Ray bersama mantan Gubsu Syamsul Arifin.

drberita.id | Tokoh Pemuda Sumut, Dedek Ray, menilai Dedi Dermawan lupa diri saat mendapatkan jabatannya sebagai Ketua Karang Taruna Sumatera Utara beberapa tahun lalu.

"Pada saat Solahuddin Nasution menjabat Karang Taruna Sumut baru berjalan 2,5 tahun di masa Gubernur Tengku Errry, itu direbut Dedi Dermawan. Lalu dia (Dedi) saat menjabat Karang Taruna Sumut malah dicopot Gubsu Edy Rahmayadi," ucap Dedek Ray kepada wartawan, Rabu 18 Januari 2023.

"Ini merupakan karma yang harus diterima Dedi Darmawan karena caranya mendapatkan jabatan Ketua Karang Taruna saat itu," ujar Dedek.

Menurutnya, keputusan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengangkat Samsir Pohan sebagai Plt Ketua Karang Taruna Sumut menggantikan Dedi Darmawan dinilai sudah tepat.

Keputusan itu berdasarkan SK Gubernur Sumut Nomor 188.44/969/KPTS/2022 tertanggal 30 November 2022 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/134/KPTS/2019, Tanggal 18 Maret 2019 tentang Pengurus Karang Taruna Sumut masa bhakti 2018-2023.

BACA JUGA:Soal Tirtanadi, Dedek Ray: Kita kalau setan jangan bicara lingkaran setan

"Keputusan yang ditetapkan oleh Gubernur Edy Rahmayadi merupakan salah satu langkah yang tepat mempercayakan Samsir Pohan sebagai Ketua Karang Taruna Sumut," tuturnya.

Ia sangat menyesalkan kinerja kepungurusan Dedi Dermawan yang dinilai tidak memiliki program kerja dalam membantu pemerintahan untuk membangun Sumatera Utara bermartabat.

"Dimana seperti yang digalakkan oleh Gubernur Edy Rahmayadi dalam membangun Sumatera Utara Bermartabat, struktur kepengurusan Dedi Dermawan dinilai tidak mampu memberikan kontribusi bagi pemerintahan," tuturnya.

Dedek Ray juga tidak mempersoalkan gugatan PTUN yang dilakukan Dedi Dermawan terhadap Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. "Tidak ada persoalan dengan gugatan dia ke PTUN, itu hak dia. Sebagai warga negara, itu menjadi hak dia untuk pembelan diri," tegas Dedek.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, membeberkan alasan dirinya mencopot Dedi Dermawan Milaya sebagai Ketua Karang Taruna Sumut. Karena membawa Karang Taruna Sumut ke arah politik dan hal itu salah.

Edy mengaku, sebagai gubernur yang diamanahkan rakyat untuk mengelola keuangan Provinsi Sumut tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Terlebih lagi Karang Taruna ini adalah organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan.

BACA JUGA:Polldesk: Bos Judi Online Apin BK Berpotensi Gerus Suara Golkar di Sumut

"Karang taruna itu yang mengangkat gubernur, gubernur jugalah yang memberhentikan, karena dia sudah menyalah, membawa ini ke arah politik, kita cari orang yang tak berpolitik, karang taruna itu, budaya, olahraga, pendidikan, kesehatan, agama, itulah yang diolah, bukan politik, makanya dibiayai dia pake APBD," akunya.

Diketahui, setelah ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum Karang Taruna Sumut, Samsir Pohan, segera gerak cepat melakukan komunikasi dan koordinasi.

"Dalam kesempatan pertama saya gercep menghadap Gubernur untuk menerima arahan," pungkasnya.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Bursa Ketua Partai Golkar Sumut Memanas, Setelah Hendry Sitorus, Muncul Nama Dedek Ray dan Andar Amin Harahap

Politik

Bertemu Doli Kurnia, Dedek Ray Minta Restu Maju Jadi Ketua DPD Golkar Sumut

Politik

Tanggapi Laporan Ijeck, Wakil Ketua Umum AMPI: Ketum Airlangga Biasa Saja