drberita.id -Sekretaris DPD Partai
Gerindra Sumut Sugiat Santoso meminta semua pejabat yang terkait dengan proyek pembangunan jalan dan jembatan Rp 2,7 triliun dicopot. Hal ini menyusul pencopotan Kadis PUPR Provinai Sumut Bambang Pardede.
"Saya setuju pencopotan itu, tetapi pejabat lainnya (pejabat terkait proyek itu) juga harus dicopot. Jangan hanya Bambang Pardede, itukan mereka berkait satu sama lainnya," kata Sugiat Santoso, Sabtu 20 Mei 2023.
Sugiat mengatakan pejabat yang terkait itu antara lain Kepala BPKAD Sumut Ismail Sinaga, Kepala Bappeda Hasmirizal Lubis, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Muliyono.
Menurutnya, pejabat pejabat ini turut serta dalam memuluskan proyek Rp 2,7 triliun tersebut.
"Karena sejak awal perencanaan proyek di Bappeda, penyusunan anggarannya di BPKAD, dan lelang proyeknya di Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Jadi saling terkait," tuturnya.
Sugiat juga menjelaskan, proyek dengan anggaran besar ini memang menjadi tanggung jawab Bambang Pardede selaku Kepala Dinas PUPR. Namun, tidak menutup kemungkinan ada peran peran pejabat lain hingga proyek ini disahkan, dan pada akhirnya memiliki sejumlah masalah.
"Jika Bambang tak mau sendirian, dia bisa menyeret siapa saja yang terlibat dalam proyek bermasalah itu," jelasnya.
Sugiat pun meminta agar penegak hukum segera memproses proyek dengan anggaran multi years yang bermasalah tersebut.
"KPK maupun Kejagung dipersilahkan memeriksa dugaan suap dan korupsi proyek Rp 2,7 T Sumut ini, lebih cepat lebih baik. Agar tidak ada lagi kekhawatiran Gubsu untuk mencopot pejabat lainnya," tandasnya.