Sambut Ramadhan, Mahasiswa Adukan Masalah UINSU ke Makam Pendiri

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir042022/_3547_Sambut-Ramadhan--Mahasiswa-Adukan-Masalah-UINSU-ke-Makam-Pendiri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Mahasiswa UINSU ziarah ke makam pendiri.

drberita.id | Citra baik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Syahrin Harahap MA, semakin hari semakin memburuk. Citra buruk itu akibat berbagai skandal dan kasus yang terjadi di universitas plat merah itu.

Dugaan plagiasi yang melibatkan Prof. Syahrin Harahap, dugaan jual beli jabatan, pengaturan proyek, serta carut marutnya penerimaan dosen tetap BLU di UINSU, menjadi momok yang membuat citra UINSU negatif di mata publik.

Apalagi, berbagai kasus yang mendera itu hingga kini belum ada titik terang penyelesaiannya, meski pengaduan telah disampaikan sejumlah organisasi ke instansi penegak hukum kepolisian dan kejaksaan, Kementerian Agama, serta Ombudsman yang disertai dengan bukti bukti dugaan pelanggaran.

Meski kasus kasus itu telah diselidiki instansi penegak hukum, Ombudsman, dan Kementerian Agama, tetapi apa hasilnya dan bagaimana tindak lanjutnya, masih gelap dan terkesan jalan di tempat, meski aksi aksi mahasiswa menuntut penyelesaian kasus masih kerap terjadi.

BACA JUGA:HIMMAH Tolak IKN dan Perpanjangan Jabatan Presiden

Melihat kebuntuan proses penegakan hukum serta tidak transparannya Kementerian Agama dalam menangani masalah di UINSU, maka dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H, belasan mahasiswa UINSU yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi Sumatera Utara (AMPAKSU), mengadukannya ke makam pendiri UINSU dengan bentuk ziarah kubur dan tabur bunga, pada Jumat 1 April 2022.

Ziarah diawali ke makam Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis MA bin Zakaria Lami Ahmad Lubis di pekuburan muslim di Desa Sampali. Almarhum Nur Ahmad Fadhil Lubis merupakan Rektor UINSU 2 priode yang banyak membangun demi pengembangan dan kemajuan UINSU.

Ziarah kemudian dilanjutkan ke makam mantan Gubernur Sumatera Utara Marah Halim Harahap di Taman Makam Pahlawan, Jalan SM Raja Medan, dan ke makam rektor pertama UINSU Ismail Sulaiman Lubis di pekuburan Masjid Jami' Silalas di Jalan Sei Deli Kota Medan.

Almarhum Marah Halim Harahap dan Ismail Sulaiman Lubis merupakan dua tokoh yang sangat berjasa atas berdirinya UINSU yang saat itu masih bernama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.

Di makam para tokoh yang berjasa dalam pendirian dan perkembangan UINSU, para mahasiswa membacakan suratul fatihah, tahtim tahlil, dan doa yang dihadiahkan ke arwah ke tiga tokoh itu serta melakukan tabur bunga.

BACA JUGA:LSM Galaksi Siap Dukung Data Kejatisu Bongkar Dugaan Korupsi Citraland

Koordinator AMPAKSU Irham Sadani Rambe mengatakan, mereka melakukan ziarah dan tabur bunga ke makam para pendiri UINSU, selain untuk mengirim doa ke arwah para tokoh dalam menyambut bulan suci Ramadhan, juga sebagai bentuk pengaduan mereka akan berbagai kasus yang mendera di UINSU saat ini.

"Kami berharap berbagai kasus yang terjadi di UINSU dapat segera terselesaikan, sehingga citra UINSU pulih kembali," kata Irham dalam keterangan tertulis, Jumat 1 April 2022.

Hamdani Hasibuan, peziarah lainnya menambahkan, mereka berdoa kepada Allah semoga kasus kasus di UINSU seperti dugaan plagiasi, jual beli jabatan, pengaturan proyek, penyimpangan dalam penerimaan dosen tetap BLU, dan terakhir adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MTQ tingkat provinsi, dimana Prof Syahrin Harahap sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana, bisa terungkap.

"Kami berharap, kasus-kasus itu diproses, diungkap dan ada titik terangnya. Jika terbukti ada dugaan penyimpangan, proses hukum siapa pelakunya. Dan jika tidak terbukti ada penyimpangan, kami juga berharap diungkap ke publik secara transparan agar tidak ada lagi fitnah untuk memulihkan citra UINSU di publik," tandasnya.

Penulis
: DR Berita
Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Politik

Alumni Hadesya Perkuat Reputasi Program Doktor Ekonomi Syariah UINSU

Politik

UINSU dan PERADI Bahas Cyber Law Cegah Kejahatan Digital

Politik

Prodi S3 Ekonomi Syariah UINSU Sosialisasi Pasar Modal dan Investasi di Sumatera Utara

Politik

Mahasiswa UINSU Wujudkan Generasi Anti Narkoba Desa Pematang Johar

Politik

Program Doktor Ekonomi Syariah UINSU Siapkan Konferensi Internasional

Politik

Rektor UINSU Dicopot, AMP2SU Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan KKN