drberita.id -Ratusan massa dari Generasi Negarawan Indonesia Sumatera Utara (GNI Sumut) akan melakukan aksi unjuk rasa menolak Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas APEKSI) di Kota Medan, pada Senin 29 Juni 2026.
Aksi penolakan Rakernas APEKSI di Kota Medan tersebut karena bertolakbelakang dengan kondisi ekonomi yang tengah dihadapi rakyat sekarang.
Rakernas APEKSI di Kota Medan akan berlangaung selama 7 hari, mulai 28 Juni - 4 Juli 2026. Sebanyak 98 anggota APEKSI dijadwalkan datang meramaikan Kota Medan.
Ketua GNI Sumut Yudhi William Pranata membenarkan aksi yang akan mereka lakukan pada Rakernas APEKSI di Kota Medan.
"Iya, benar. Ada sekira 300 orang nanti yang turun aksi untuk membubarkan Rakernas APEKSI. Tidak ada guna dan manfaatnya itu bagi warga Kota Medan," kata Yudhi, Jumat 26 Juni 2026.
Menurut Yudhi alias Kiwil, anggaran Rakernas APEKSI di Kota Medan yang miliaran rupiah lebih jumlahnya, sebaiknya digunakan untuk kepentingan masyarakat di tengah kondisi efisiensi anggaran.
"Kita bicara faktual saja. Lihat kondisi ekonomi masyarakat sekarang ini, infrastruktur di Kota Medan, pendidikan, dan lainnya. Untuk apa Rakernas APEKSI itu, apa manfaatnya bagi masyarakat. Itu kan hanya untuk gagah-gagahan mereka walikota saja di Medan. Cocok dibubarkan saja itu," tegasnya.
GNI Sumut pun meminta warga Kota Medan untuk ikut turun aksi membubarkan Rakernas APEKSI yang dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, pada Minggu 28 Juni 2026.