drberita.id | DPP Mahasiswa Pancasila (Mapancas) mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Minggu 28 Maret 2011, pagi tadi.
"Kita sangat menyesalkan dan mengutuk keras terjadinya aksi bom diduga bunuh diri di Gereja Katedral Makassar," ujar Ketua Umum DPP Mapancas Pilar Saga Ichsan didampingi Sekjen Hendra Lesmana Ardi, melalui keterangan tertulis, Minggu 28 Maret 2021 sore.
BACA JUGA :OTK Tembak Mati Muhammad Ridho Gufa Depan SPBU Martubung, Polisi Periksa 4 Saksi
Pilar berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak mudah terprovokasi atas peristiwa tersebut.
Dugaan bom bunuh diri yang terjadi hari ini patut disayangkan. Apalagi peristiwa tersebut terjadi di depan rumah ibadah yaitu Gereja Katedral Makassar.
"Apa yang terjadi di negara kita hari ini patut menjadi perhatian pemerintah, apalagi di tengah kondisi pandemi yang sedang melanda dunia dan di negara kita khususnya, sehingga dengan kejadian ini kita semua harus tetap waspada serta tetap mempererat tali silaturahim dan tetap bersama-sama melawan aksi yang di duga dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," kata Pilar.
Peristiwa tersebut, lanjut Pilar, menjadi pelajaran terpenting bagi seluruh rakyat Indonesia. Aksi-aksi tersebut seharusnya tidak terjadi di tengah kesulitan perekonomian saat ini.
Mapancas meminta seluruh rakyat khususnya di Makassar agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar dapat mengungkap peristiwa tersebut.
"Kepada saudara-saudara kita di Makassar yang terkena musibah atau korban atas peristiwa ini tetap sabar dan jangan panik. Mari bersama-sama kita lawan aksi kekerasan teror bom di negara kita ini," seru Pilar.
BACA JUGA :Temui Gubsu, Sandiaga Sampaikan Tiga Poin Percepatan Wisata Danau Toba