Prabowo Pidato Kebangsaan Hingga Lagu Anak Medan di Natal Nasional Partai Gerindra

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir012023/_1659_Prabowo-Pidato-Kebangsaan-Hingga-Lagu-Anak-Medan-di-Natal-Nasional-Partai-Gerindra.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Ketum Gerindra Prabowo Subianto di acara Natal Nasional di Medan.

drberita.id | Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyerukan seluruh umat beragama menjaga persatuan dan kesatuan demi negara Indonesia yang berdaulat adil dan makmur.

Seruan itu disampaikan Prabowo pada pidato umum perayaan Natal Nasional Partai Gerindra di Gedung Serba Guna (GSG) Pemprovsu Jalan Pancing Medan, Jumat 27 Januari 2023 malam.

Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia ditakdirkan menjadi bangsa majemuk, negara besar dengan beragam suku, ras, dan agama. "Tapi kita adalah keluarga besar yang tak boleh dipecah belah atau diadu domba," katanya.

Prabowo merasa senang penuh gembira, karena perayaan Natal Nasional Partai Gerindra juga dihadiri kader dari lintas suku dan agama. "Saya ucapkan kepada saudara saudara kristiani, selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru," katanya.

Dia pun menyampaikan salam kepada keluarga besar Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), para pengurus, serta Ketua Pembina Gekira Hashim Djojihadikusumo yang turut hadir.

BACA JUGA:Partai Gerindra Tanam Manggrove Bersama Ormas Tani dan Nelayan Sumut

Kemudian kepada tokoh tokoh masyarakat, uskup, pastur, pendeta, pimpinan sinode dan gereja di seluruh tanah air.

Pada acara yang disiarkan live streaming tersebut, Prabowo juga mengatakan awal tahun ini ia dijadikan retrospeksi, melihat ke belakang saat Indonesia bersama negara negara lain selama tiga tahun mengalami ancaman yang amat dahsyat.

"Bencana pandemi yang menghambat pembangunan ekonomi. Tapi kita bersyukur bahwa kita sebagai bangsa telah mampu menghadapi masalah tersebut dengan cukup berhasil," katanya.

Dan, kata Prabowo, diakui seluruh dunia bahwa bangsa Indonesia telah berhasil melaluinya. Diakui PBB pula, hanya 5 atau 6 negara yang berhasil seperti Indonesia. "Untuk itu marilah kita memberi penghormatan kepada para dokter dan perawat yang telah berjasa berjuang dalan menghadapi pandemi. Mereka adalah pahlawan," ujarnya

Namun, Prabowo mengingatkan, ke depan jangan euforia, melainkan tetap bersiap diri. "Itu pesan Presiden Joko Widodo, kita harus tetap berjaga seandainya ada gelombang wabah lagi masa mendatang," imbuhnya pada acara yang dihadiri Gubsu Edy Rahmayadi dan Ketua DPD Partai Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu.

Selain itu kata Prabowo, Indonesia juga diakui berhasil mengelola ekonomi dengan arif, dan bijaksana. "Sehingga setelah covid kita masih mampu bertumbuh, berkembang, dan memberi bantuan kepada rakyat yang mengalami kesusahan," sambungnya.

Prabowo yakin bangsa Indonesia kalau bersatu, rukun, dan kompak bisa mengatasi segala masalah. "Saya telah mempelajari sejarah kebangkitan serta keruntuhan negara negara lain. Ternyata karena elitnya tidak bersatu, pemimpinnya tidak kompak," ungkapnya.

BACA JUGA:Bagikan Paket Sembako, Gerindra Sumut Ajak Ratusan Buruh Menangkan Prabowo

Sebaliknya jika elitnya kompak dan akur, bangsa itu bisa berhasil. "Jadi pilihannya jelas. Mau berhasil atau gagal. Mau makmur atau miskin. Itu tergantung kita sendiri, tergantung para pemimpin," tegasnya.

Ditegaskannya, Gerindra dalam bagian yang ingin hidup bersatu, rukun dan kompak. Dengan segala suku, ras dan agama di Indonesia. Gerindra berjuang untuk mempertahankan Republik Indonesia yang berazaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kita ingin menciptakan negara yang kuat untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya lagi di hadapan 8.000 massa dari jamaat gereja di Sumut, serta kader Partai Gerindra.

Anggota Gekira yang merupakan bagian dari Gerindra, ditegaskannya pula, harus bangga jadi bagian gerakan yang ingin mengatakan bahwa kita Pancasilais, ingin menegakkan NKRI. "Umat Kristiani di sini bersama umat agama lain telah sama sama berjasa dalam membangun negara ini. Semua suku dan agama punya saham dalam pendirian negara Indonesia," katanya.

Usai pidato berapi-api, Prabowo bersama Gubsu dan sejumlah tamu undangan lain menyanyikan sejumlah lagu. Termasuk lagu Anak Medan, yang membawa hadirin untuk joget bersama.

Natal Nasional Partai Gerindra yang diawali acara keagamaan pada sore harinya, ditutup dengan pertunjukan seni hiburan. Ditampilkan lagu, tari, dan atraksi budaya dari berbagai daerah Indonesia.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Prabowo Targetkan 800 BUMN Tutup di Akhir 2026

Politik

Presiden Resmikan 5 Bendungan Nasional di NTB

Politik

Korban Terdampak Langsung Bencana Aceh Minta Prabowo Perbaiki Data Penerima Bantuan Jadup

Politik

Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Ingatkan Polri Jaga Kepercayaan Publik

Politik

Pesan Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80: Transformasi Polri Hadapi Tantangan Global

Politik

Aktivis 98 di Sumut Pasang Badan Untuk Prabowo-Gibran, Sampaikan 8 Sikap Politik