drberita.id -Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Al Washliyah (PPIPA), Muhammad Amril Harahap mengatakan menjelang HUT RI ke 81, penyebaran disinformasi, provokasi, polarisasi, serta berbagai isu yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa marak di tengah masyarakat.
Momentum hari kemerdekaan jangan dijadikan ruang untuk memperkeruh suasana persatuan. Peringatan kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa Indonesia dibangun di atas keberagaman dan perjuangan seluruh elemen bangsa.
"Perbedaan suku, agama, budaya, pilihan politik, maupun pandangan jangan menjadi alasan untuk saling menjatuhkan," ungkap Amril Harahap dalam pernyataan tertulis, Sabtu 8 Agustus 2026.
Amril Harahap menegaskan dalam dinamika kebangsaan saat ini, peran organisasi kepemudaan dan pelajar sangat krusial. Generasi muda harus mampu memberikan solusi atas setiap permasalahan demi mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan.
Amril mengajak masyarakat, khususnya pemuda untuk menjadikan HUT RI ke-81 sebagai ajang memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa dan negara.
PPIPA pun berkomitmen menjadi organisasi penengah yang menjaga keseimbangan dalam kehidupan berbangsa. Sikap ini bukan berarti mengikis daya kritis, melainkan bentuk kedewasaan dalam melihat persoalan secara objektif, mengedepankan kepentingan nasional, dan mengikis narasi perpecahan. PPIPA akan terus mengambil posisi sebagai organisasi penengah.
"Kita tidak boleh mudah terprovokasi oleh isu yang memecah belah. Sikap kritis tetap harus ada, tetapi kritik harus dibangun dengan argumentasi yang kuat, etika, dan semangat menghadirkan solusi," katanya.
Amril juga menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung penuh kebijakan Polri dalam menjaga keamanan dan kondusifitas nasional, khususnya menjelang peringatan HUT RI ke 81.
"Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk merawat persatuan. Menjaga Indonesia bukan semata tugas aparat keamanan. Seluruh elemen bangsa bertanggungjawab moral untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif," katanya.
Seluruh lapisan masyarakat harus menyambut bulan kemerdekaan dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia. Peringatan HUT RI ke-81 menjadi refleksi bersama dalam merayakan kemerdekaan, tidak hanya sebatas menjaga wilayah, tetapi juga merawat toleransi, ketertiban, kualitas sumber daya manusia, dan keutuhan NKRI.
"Indonesia adalah rumah besar kita bersama. Mari kita jaga rumah ini dengan persatuan, kedewasaan, dan rasa memiliki yang tinggi," tutupnya.