Bulan Suci Ramadhan

Mulyadi Pastikan Gubsu Sudah Surati Kepala Daerah Untuk Pasar Murah

Bahan Pokok Pangan Aman Jelang Idul Fitri
Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202304/_5303_Mulyadi-Pastikan-Gubsu-Sudah-Surati-Kepala-Daerah-Untuk-Pasar-Murah.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Mulyadi Sumatupang Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara.
drberita.id -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan ketersediaan bahan pokok pangan masih aman dan mencukupi menjelang Idul Fitri 1444 Hijriyah.

Komoditi pangan tersebut di antaranya beras, minyak goreng, gula, cabai merah, bawang dan lainnya.

"Rata rata komoditi bahan pokok pangan pada Maret dan April 2023 mengalami surplus, kecuali kedelai yang mengalami defisit. Misalnya ketersediaan padi pada April mencapai 1.914.958 ton dengan kebutuhan 157.401 ton. Ketersediaan cabai merah April 104.780 ton dengan kebutuhan 12.722 ton," ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara Mulyadi Simatupang kepada wartawan, Rabu 5 April 2023.

Kemudian, kata Mulyadi, ketersediaan bawang merah pada April mencapai 70.996 ton dengan kebutuhan 14.951 ton. Ketersediaan daging sapi pada April 3.647 ton dengan kebutuhan 1.367 ton.

"Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara terus melakukan pemantauan terhadap komoditi pangan di 63 pasar seluruh Sumut, kita masih melihat harga terkendali, contoh beras medium masih dijual di kisaran Rp8.300/kg sampai 9.000/kg," katanya.

Mulyadi juga mengatakan, harga bahan pokok terkadang masih fluktuasi yang disebabkan mekanisme pasar. Bukan disebabkan terjadinya kelangkaan bahan pokok. Ia memastikan harga harga yang sudah ditentukan lewat regulasi akan menjadi perhatian utama Pemprov Sumut.

"Misalnya, harga eceran tertinggi (HET) beras medium, minyak goreng rakyat dan gula pasir," sebutnya.

Untuk itu, lanjut Mulyadi, Pemprov Sumut akan terus melakukan monitoring di pasar pasar rakyat kabupaten/kota. Serta produsen tentang ketersediaan dan harga bahan pokok pangan. Pemprov Sumut juga telah mengumpulkan para produsen dan distributor dalam rangka berkolaborasi dalam penyediaan bahan pokok pangan dan kestabilan harga.

"Kami juga mengingatkan para pelaku usaha, produsen atau distributor agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok penting," tegasnya.

Mulyadi memastikan Gubsu Edy Rahmayadi telah menyurati kepala daerah kabupaten kota untuk kegiatan pasar murah. Disperindag ESDM Sumut sendiri telah melakukan pasar murah di Deliserdang, Batubara, Padang sidimpuan, Pematang Siantar dan Karo.

"Pasar murah direncanakan akan terus berlangsung secara periodik digelar terutama dalam menghadapi Idu Fitri, kata Mulyadi.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Dirut Bank Sumut Kunjungan ke 3 Kelapa Daerah: Penggerak Digitalisasi Keuangan dan PAD

Politik

IMO dan Disperindag Sumut Buka Pasar Murah Sambut Bulan Suci Ramadan

Politik

Sejumlah Pengurus PB PON Sumut Dapat Bonus Pj. Kepala Daerah

Politik

Dugaan Transaksional Mencuat, Calon Pj Kepala Daerah Incar APBD dan PAD

Politik

Ada Transaksional di Balik Penunjukan Pj Kepala Daerah Se-Indonesia

Politik

Mulyadi Simatupang Apresiasi Pesiapan Tim Kerja Panitia Hari Ulos Nasional IX 2023