drberita.id -Tingginya belanja barang impor di kementerian/lembaga negara membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meradang dan merasa dibohongi.
Jokowi menunjukkan kegeramannya dan merasa dibohongi oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pusat maupun di daerah.
Kekesalan Jokowi itu beralasan, karena dari informasi yang diterimanya, dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) masih membelanjakan barang barang impor.
"Jangan sampai saya dengar ini ada hanya diganti kulitnya, dalamnya tetep barang impor repackaging," ungkap Jokowi dalam Pembukaan Business Matching Produk Dalam Negeri di Jakarta, dikutip CNCB, Minggu 18 Maret 2023.
"Dipikir saya gak tau, ini hati hati saya perintahkan ke Polri dicek betul. Kalau ada seperti ini mau bohong-bohongan terus kita," tegasnya.
Dia pun menegaskan penggunaan barang dalam negeri akan dihubungkan dengan tunjangan kinerja (tukin) dan sanksi nantinya.
"Kalau masih beli baik BUMN BUMD Kabupaten, Kota dan Provinsi dan KL masih coba coba beli produk impor dari uang APBN APBD BUMN ya sudah sanksinya tolong dirumuskan pak menko, biar semua kita bekerja dengan reward dan punishment," ujar Jokowi.