drberita.id -Ketua Majelis
Pendidikan Pengurus Daerah Al Jam'iyatul Washliyah Kota Medan, Putera Chairul Hady Siregar berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terus dilanjutkan dan diperkuat pelaksanaannya bagi peserta didik, khususnya satuan pendidikan
Al Washliyah di Kota Medan.
MBG bukan sekadar program pemberian makanan kepada siswa, tetapi bagian penting dari ikhtiar negara membangun generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan siap menghadapi masa depan.
"Bagi kami di lingkungan pendidikan Al Washliyah Kota Medan, MBG sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pendidikan. Anak-anak tidak cukup hanya diberikan pelajaran di ruang kelas, tetapi juga harus didukung dengan kondisi tubuh yang sehat, gizi yang cukup, dan semangat belajar yang baik," ujar Putera, Sabtu 20 Juni 2026.
Putera menilai, fenomena terkini adanya evaluasi, penataan ulang, efisiensi, hingga penguatan tata kelola MBG harus dilihat secara objektif. Apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, maka yang perlu dilakukan adalah memperbaiki sistem, memperketat pengawasan, memastikan kualitas makanan, dan menata mekanisme distribusi agar lebih tepat sasaran.
Namun, berbagai persoalan teknis tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan program yang manfaatnya sangat besar bagi peserta didik, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Kalau ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama. Kalau ada dapur yang belum memenuhi standar, harus dibina dan diawasi. Kalau ada data yang belum tepat, harus diperbaiki. Tetapi semangat besar progaram MBG jangan sampai hilang, karena program ini menyentuh langsung pada kebutuhan dasar anak-anak didik kita," tegas Putera.
Majelis Pendidikan PD Al Washliyah Kota Medan memandang bahwa satuan pendidikan, baik sekolah maupun madrasah, memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program MBG. Sekolah dan madrasah dapat membantu pendataan peserta didik, pengawasan distribusi, penyampaian informasi kepada orang tua, serta memberikan masukan kepada pemerintah agar pelaksanaan program semakin baik.
Putera juga berharap satuan pendidikan Al Washliyah Kota Medan dapat menjadi bagian dari prioritas pelaksanaan program MBG, mengingat Al Washliyah memiliki jaringan pendidikan yang luas melayani masyarakat. Mulai dari tingkat dasar hingga menengah, baik sekolah umum maupun madrasah.
"Banyak peserta didik kita yang sangat terbantu apabila MBG berjalan dengan baik. Program ini sangat membantu meningkatkan konsentrasi belajar, mengurangi beban orang tua, dan memperkuat semangat anak-anak untuk datang ke sekolah. Kami sangat berharap MBG tetap dilanjutkan, diperbaiki, dan diperluas secara tepat sasaran," ungkapnya.
Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, guru, dan sarana prasarana, tetapi juga kesiapan fisik dan mental peserta didik. Anak yang datang ke sekolah dalam keadaan lapar tentu tidak maksimal menerima pelajaran. Karena itu pemenuhan gizi peserta didik harus menjadi perhatian bersama.
Majelis Pendidikan PD Al Washliyah Kota Medan mendukung pemerintah, Badan Gizi Nasional, Pemerintah Kota Medan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta pihak terkait lainnya dalam menyukseskan progaram MBG dengan prinsip aman, sehat, higienis, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi peserta didik.
"Harapan kami sederhana, MBG tetap berjalan. Tetapi pelaksanaannya harus semakin baik, semakin tertib, semakin aman, dan benar-benar sampai kepada anak-anak yang membutuhkan. Ini bukan hanya tentang makan gratis, tetapi tentang masa depan generasi bangsa," tutup Putera Chairul Hady Siregar.