Asta Cita Prabowo

Majelis Pendidikan Al Washliyah Tolak Program MBG Distop

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202606/_7875_Majelis-Pendidikan-Al-Washliyah-Tolak-Program-MBG-Distop.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Ketua Majelis Pendidikan Pengurus Daerah Al Jam'iyatul Washliyah Kota Medan, Putera Chairul Hady Siregar.
drberita.id -Ketua Majelis Pendidikan Pengurus Daerah Al Jam'iyatul Washliyah Kota Medan, Putera Chairul Hady Siregar berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terus dilanjutkan dan diperkuat pelaksanaannya bagi peserta didik, khususnya satuan pendidikan Al Washliyah di Kota Medan.

MBG bukan sekadar program pemberian makanan kepada siswa, tetapi bagian penting dari ikhtiar negara membangun generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan siap menghadapi masa depan.

"Bagi kami di lingkungan pendidikan Al Washliyah Kota Medan, MBG sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pendidikan. Anak-anak tidak cukup hanya diberikan pelajaran di ruang kelas, tetapi juga harus didukung dengan kondisi tubuh yang sehat, gizi yang cukup, dan semangat belajar yang baik," ujar Putera, Sabtu 20 Juni 2026.

Putera menilai, fenomena terkini adanya evaluasi, penataan ulang, efisiensi, hingga penguatan tata kelola MBG harus dilihat secara objektif. Apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, maka yang perlu dilakukan adalah memperbaiki sistem, memperketat pengawasan, memastikan kualitas makanan, dan menata mekanisme distribusi agar lebih tepat sasaran.

Namun, berbagai persoalan teknis tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan program yang manfaatnya sangat besar bagi peserta didik, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Kalau ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama. Kalau ada dapur yang belum memenuhi standar, harus dibina dan diawasi. Kalau ada data yang belum tepat, harus diperbaiki. Tetapi semangat besar progaram MBG jangan sampai hilang, karena program ini menyentuh langsung pada kebutuhan dasar anak-anak didik kita," tegas Putera.

Majelis Pendidikan PD Al Washliyah Kota Medan memandang bahwa satuan pendidikan, baik sekolah maupun madrasah, memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program MBG. Sekolah dan madrasah dapat membantu pendataan peserta didik, pengawasan distribusi, penyampaian informasi kepada orang tua, serta memberikan masukan kepada pemerintah agar pelaksanaan program semakin baik.

Putera juga berharap satuan pendidikan Al Washliyah Kota Medan dapat menjadi bagian dari prioritas pelaksanaan program MBG, mengingat Al Washliyah memiliki jaringan pendidikan yang luas melayani masyarakat. Mulai dari tingkat dasar hingga menengah, baik sekolah umum maupun madrasah.

"Banyak peserta didik kita yang sangat terbantu apabila MBG berjalan dengan baik. Program ini sangat membantu meningkatkan konsentrasi belajar, mengurangi beban orang tua, dan memperkuat semangat anak-anak untuk datang ke sekolah. Kami sangat berharap MBG tetap dilanjutkan, diperbaiki, dan diperluas secara tepat sasaran," ungkapnya.

Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, guru, dan sarana prasarana, tetapi juga kesiapan fisik dan mental peserta didik. Anak yang datang ke sekolah dalam keadaan lapar tentu tidak maksimal menerima pelajaran. Karena itu pemenuhan gizi peserta didik harus menjadi perhatian bersama.

Majelis Pendidikan PD Al Washliyah Kota Medan mendukung pemerintah, Badan Gizi Nasional, Pemerintah Kota Medan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta pihak terkait lainnya dalam menyukseskan progaram MBG dengan prinsip aman, sehat, higienis, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi peserta didik.

"Harapan kami sederhana, MBG tetap berjalan. Tetapi pelaksanaannya harus semakin baik, semakin tertib, semakin aman, dan benar-benar sampai kepada anak-anak yang membutuhkan. Ini bukan hanya tentang makan gratis, tetapi tentang masa depan generasi bangsa," tutup Putera Chairul Hady Siregar.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Penyidikan Kejaksaan Agung Dari 26 Nama, Bertambah Jadi 41 Nama Jual Beli Titik SPPG MBG

Politik

Moratorium MBG: Program Melenceng, Fokus ke Proyek Bukan Gizi Anak

Politik

3000 Massa Akan Kepung Kantor Gubernur Sumut Terkait Kasus Korupsi MBG

Politik

Kejaksaan Bantah Periksa Rabuddin Alias Rb, Penguasa Proyek Kota Medan dan Pemilik 42 SPPG MBG di Sumut

Politik

Koalisi Masyarakat Anti Korupsi Desak Kejaksaan Agung Periksa Pemilik 42 SPPG MBG di Sumut

Politik

FABEM Desak Kementerian PU Buka Data Proyek 222 Dapur MBG Senilai Rp.1,9 Triliun