drberita.id | Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting memastikan akan menolak 7 nama calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) terpilih 22 Januari 2022. Baskami berjanji tidak akan meneken surat pengantar ke Gubsu Edy Rahmayadi.
Selain belum sampainya surat keputusan yang dimaksud, Baskami juga mendapati surat penolakan atas penetapan 7 nama terpilih dari Fraksi PDI Perjuangan tertanggal 27 Januari 2022 dengan Nomor: 117/F.PDI-P/DPRD-SU/1/2022. Ditambah dengan kehadiran calon anggota KPID Sumut yang mengadukan perihal kecurangan mekanisme pemilihan.
"Saya janji, tidak akan saya teken sebelum nanti saya mengadakan rapat dengan pimpinan dewan dan komisi A," kata Baskami kepada calon Anggota KPID Sumut di ruang kerjanya, Kamis 3 Februari 2022.
BACA JUGA:
Ombudsman Persilahkan Cados UINSU Melapor, Identitas Dirahasiakan
Sementara itu, sebanyak 5 orang mewakili calon KPID Sumut hadir dalam pertemuan, yaitu Valdesz Junianto Nainggolan, Muhammad Lutfan, T. Prasetiyo, Topan Bilardo Marpaung, dan Robinson Simbolon, mengungkapkan berbagai kecurangan dalam seleksi.
"Saya jauh dari Mandailing Natal, kita berjuang di sini dari awal. Mengikuti setiap tahapan. Dari mana pula kita dinilainya tidak semangat," kata M. Lutfan.
Terkait sistem penilian yang tidak jelas dan hanya dilakukan oleh beberapa anggota dewan, hingga tersebarluasnya hasil fit and propertes milik peserta ke publik melalui media sosial.
Menurut Valdesz Junianto, mekanisme pemilihan dengan cara musyawarah mufakat sebagian anggota dan model skoring yang dijadikan dasar penetapan 7 (tujuh) nama Komisoner KPID Sumut periode 2021-2024 berpotensi melanggar hukum karena dalam Tata Tertib DPRD yang berpayung pada UU No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD hanya dikenal dua cara pengambilan keputusan, yaitu musyawarah mufakat oleh seluruh anggota atau pemungutan suara.
BACA JUGA:
Citraland dan PTPN2 Kangkangi Hukum di Deliserdang SumutTerakhir, Robinson Simbolon berterimakasih kepada Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting telah menerima kehadiran dan keluhan dari teman teman calon KPID Sumut. Ia percaya Baskami merupakan sosok yang arif dan mampu mengambil langkah tepat dalam menyelesaikan kericuhan seleksi KPID Sumut.