drberita.id -Ketua Umum DPP Relawan Persatuan Nasional (RPN) Muhammad Ikhyar Velayati memerintahkan pengurus dan anggota khusus yang di Jakarta untuk membatalkan aksi dan balik kanan ke sekretariat dari gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat 19 April 2024.
Alasan RPN batal ikut aksi atas permintaan Prabowo Subianto agar para pendukungnya tidak turun ke jalan, serta arahan dari Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Golf (Relawan) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Haris Rusly Moti.
"Sebagai organ relawan pendukung Capres-Cawapres Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming, RPN patuh dan loyal terhadap perintah Bapak Prabowo Subianto, jangan ada aksi di gedung MK hari ini (Jum'at) agar tercipta suasana politik yang kondusif serta menghormati proses hukum yang sedang berlangsung tanpa ada tekanan politik dan intervensi ke lembaga MK. Kita sudah jelaskan alasan pembatalan aksi ke pengurus maupun anggota yang konfirmasi akan ikut aksi hari ini," kata Ikhyar di Medan, Jumat 19 April 2024.
"Kita juga sudah kordinasi dengan Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Golf (Relawan) Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, Bung Haris Rusly Moti. Pembatalan aksi ini juga karena arahan beliau," sambungnya.
Kordinator Forum Aktivis 98 ini memprediksi MK tidak akan membatalkan kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024
"Saya sangat yakin hakim MK tidak akan membatalkan kemenangan pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024, karena antara yang dituduhkan telah terjadi kecurangan secara TSM dengan fakta fakta persidangan justru tidak terbukti. Keterangan empat menteri yang memberi kesaksian di sidang MK, Airlangga Hartarto, Sri Mulyani, Muhadjir Effendy, dan Tri Rismaharini, sudah menyangkal semua tuduhan itu, termasuk soal bansos dan keterlibatan aparat negara," tegasnya.
Menurut Ikhyar, rencananya RPN akan menyumbang massa 500 orang dalam aksi damai di gedung MK Jakarta, yang semula direncanakan digelar pada Jumat 19 April 2024.
"Massa aksi yang sudah konfirmasi akan hadir sekitar 500 orang dari RPN Jakarta plus beberapa pengurus RPN Jabar, Jatim dan Medan, juga rencananya akan hadir," kata Ikhyar.