drberita.id | Di kancah politik Nasional, nama Hasbil Mustaqim Lubis sudah tidak asing lagi. Beliau adalah kader bintang mercy yang berkarir di DPP Partai Demokrat.
Kritikan dan masukannya ke pemerintah sangat tajam selama ini dan semua narasi yang ia sampaikan berdasarkan data yang valid. Itu terlihat dari berbagai akun media sosialnya dan di berbagai media online.
Hasbil Mustaqim Lubis, adalah putra asli Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Beliau sejak di bangku sekolah selalu punya prestasi yang gemilang. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Plus Sipirok, beliau berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Indonesia, dimana kampus tersebut adalah hasil karya pemikiran besar Almarhum B.J. Habibie, Presiden ke-3 Indonesia.
Demikian profil singkat dari Hasbil Mustaqim Lubis ketika berkesempatan wawancar beberapa waktu lalu.
Pemilu 2024 sudah dekat. Para politikan sudah menyiapkan berbagai strategi untuk tujuan politiknya. Demikian juga dengan Hasbil Lubis.
"Ya, saya sudah jauh jauh hari mempersiapkan segalanya. Namun yang terpinting adalah bagaimana kita harus menentukan tujuan apa yang ingin kita capai, contohnya dengan kemampuan yang kita miliki, apakah kita lebih tepat ke pemilihan legeslatif atau eksekutif. Nah saya pribadi lebih cocok ke legeslatif, dan saya sudah putuskan maju ke senayan, DPR RI," ujar Hasbil.
BACA JUGA:
Hasil Muscab DPC Partai Demokrat Padangsidimpuan Digugat ke Mahkamah PartaiSama sama kita ketahui bahwa ada banyak politikan senior dari berbagai partai asal Sumatera Utara yang berhasil sampai ke senayan sejauh ini. Tentu hal ini akan menjadi tantangan di kalangan politikan muda seperti Hasbil Lubis.
"2024 adalah momen bagi saya, saya harus mencobanya, anak muda harus optimis. Sebagai pendatang baru, tidak perlu banyak yang saya khawatirkan, yang terpenting adalah saya fokus dengan tujuan saya, yaitu ingin menjadi wakil rakyat untuk daerah pemilihan saya, saya harus memperjuangkan aspirasi rakyat yang belum terealisasi selama ini," kata Hasbil.