drberita.id -Ketua DPW Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Sumut Rinno Hadinata mengatakan pergantian Dirut PT
PLN Darmawan Prasojo sangat realistis melihat kondisi yang terjadi belakangan ini.
Posisi dirut kini diduduki oleh Suroso Isnandar yang merupakan Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.
"Suroso Isnandar juga memiliki Track record yang baik. Pengalaman beliau juga mumpuni," ucap Rinno di Medan, Kamis 15 Oktober 2026.
Rinno menegaskan Suroso Isnandar sebagai Dirut PLN yang baru harus mampu mengakomodir semua kepentingan di internal maupun eksternal. Mampu merangkul Serikat Pekerja (SP) yang merupakan instrument penting dalam mewujudkan PLN berkelas dunia.
"Selamat bertugas Dirut PLN Suroso Isnandar, masyarakat menunggu kebijakan yang populis dan terobosan baru pada Energi Kelistrikan," sambung Ketua Umum Relawan Masyarakat Kritis Pengawal Prabowo Gibran (Masker Pragi) Tody Ardiansyah Prabu.
Tody menilai pergantian Dirut PLN merupakan penyegaran organisasi yang sudah cukup lama dipimpin Darmawan Prasojo. Jadi wajar saja diganti untuk kemajuan PT PLN. Suroso Isnandar juga memiliki pengalaman yang baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya selama ini.
Tody pun berharap ada terobosan baru dalam tubuh PLN agar naik kelas dunia dengan bersinergi dan berkolaborasi di internal bersama Serikat Pekerja (SP) PLN dan pemangku kepentingan lainnya di eksternal.
Darmawan Prasodjo dicopot dari posisi Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero). Posisi Dirut kini diisi oleh Suroso Isnandar yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.
Pergantian posisi dirut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu 14 Oktober 2026. Kabar ini dibenarkan oleh Komisaris Independen PLN Andi Arief.
Andi mengatakan bahwa pelaksanaan RUPSLB tersebut dilakukan melalui zoom yang dihadiri oleh seluruh direksi dan Komisaris. Ada juga Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata.