Erick Thohir Bicara soal Grand Design Indonesia Emas di USU

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir012022/_2588_Erick-Thohir-Bicara-soal-Grand-Design-Indonesia-Emas-di-USU.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Dokumentasi USU
Menteri BUMN H. Erick Thohir, B.A., M.B.A.

drberita.id | Menteri BUMN H. Erick Thohir, B.A., M.B.A menjadi keynote speaker dalam Konferensi Indonesia Emas bertajuk “Grand Design Menuju Indonesia Emas 2045: Mengulas Visi Indonesia Maju Presiden Jokowi” di Universitas Sumatera Utara (USU). Konferensi tersebut diadakan oleh Pemerintahan Mahasiswa USU di Gedung Auditorium USU, Minggu (09/01/2022) kemarin.

Hadir pula pembicara lainnya yakni Rektor USU Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si dan Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP.

Erick Thohir mengatakan, dalam mencapai Indonesia Emas 2045 Indonesia harus melakukan banyak persiapan, salah satunya dalam hal peningkatan potensi Sumber Daya Manusia (SDM).

“Salah satu tantangan Indonesia adalah terlalu bergantung dengan Sumber Daya Alam (SDA),” ujarnya melalui rilis yang diterima, Kamis (13/1/2022).

BACA JUGA:Relawan Pertanyakan Urgensi Dibukanya Kembali Ekspor Batubara

Menurut Erick Thohir, jika Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang sesuai dengan Visi Indonesia Emas, manusia harus menjadi pusat inovasi dengan knowledge based economy.

“Generasi Indonesia harus produktif dan bangkit, tinggalkan budaya konsumtif dan rebahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat Indonesia kini harus memiliki skill teknologi karena pada tahun 2045 Indonesia akan membutuhkan 17,5 juta tenaga profesional serta pengusaha yang dapat beradaptasi dan mengerti teknologi.

“Roadmap antara pekerjaan yang hilang dan tumbuh harus diantisipasi, ini menjadi tugas besar universitas untuk mempersiapkan generasi yang akan memegang peranan di tahun 2045 nanti,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Rektor USU mengatakan bahwa universitas berkewajiban menciptakan generasi unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri.

BACA JUGA:Hadir Pengukuhan Profesor Kehormatan Dokter Terawan, AHY Nostalgia di Kampus Unhan

“Pak Erick termasuk inspiring people pada hari ini yang akan memberi informasi tentang visi Indonesia Maju 2014, bagaimana menciptakan SDM dari perguruan tinggi yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri,” jelasnya.

Menurut Dr. Muryanto, grand design telah diatur sedemikian rupa dalam konsep MBKM. Untuk itu, ia berpesan kepada mahasiswa bahwa dengan konsep MBKM mahasiswa dapat mendalami passion yang akan menjadi tujuan utama setelah lulus.

“Tekuni passion, jadilah seseorang yang bisa memberi solusi kepada masyarakat dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Penulis
: DR Berita
Editor
: Armand

Tag:

Berita Terkait

Politik

USU dan BTN Bahas Pengelolaan Sampah di Sekitar Danau Toba

Politik

Jejak Pengabdian FK USU di Tano Niha, Memangkas Pemahaman Lama

Politik

USU Buka Seleksi Mahasiswa Mandiri Tahap II

Politik

BPIP dan Komisi XIII DPR RI Gelar Penguatan Relawan Kebajikan Pancasila di FISIP USU

Politik

IKA FEB USU dan FEB USU Kuatkan Pondasi SDM

Politik

Siapkan Pemimpin Muda Adaptif, IKA FEB USU Sukses Gelar Leadership Bootcamp 2026