drberita.id | Berbagai elemen buruh di Sumatera Utara menggelar pertemuan di kantor sekretariat DPW FSPMI Sumut, Deliserdang, Selasa 27 Juli 2021. Mereka diskusi terkait rencana menghidupkan kembali mesin partai politik yakni Partai Buruh.
Pertemuan itu dihadiri elemen buruh dari KSPI, FSPMI, KSBI, KPBI Sumut, SPN, dan aktifis buruh. Mereka tampak semangat untuk bersama-sama menyatukan tekad dan suara kaum buruh dalam satu wadah parpol ke Partai Buruh.
Ketua KSPI-FSPMI Sumut Willy Agus Utomo dalam pertemuan mengatkan hari ini kaum buruh, tani, nelayan, miskin kota, miskin desa, dan kaum marginal lainya, makin susah kondisi kehidupannya.
Baca Juga :Serikat Pekerja Kelistrikan Tolak Privatisasi Holding dan IPO Pembangkit PLNHal ini kata dia, tidak dipungkiri semua kebijakan yang diputuskan melalui kancah politik dianggap belum berpihak pada rakyat kecil.
Berangkat dari kesadaran itu, Willy mengaku sudah saatnya kaum buruh dan marginal lainya menyatukan suaranya yang selama ini didelegasikan ke partai-partai yang justru dianggap tidak mewakili klas buruh, sehingga suara-suara kaum buruh selama ini tidak pernah didengar oleh penguasa yang dipilih melalui partai politik.
"Bahkan perturan dan regulasi dari pemerintah banyak yang merudksi atau mengebiri hak buruh dan rakyat kecil, contoh Omnibuslaw tidak hanya hak buruh yang nyata dikebiri atau dikurangi, hak sosial rakyat kecil lainya juga berdampak," ujar Willy.
Willy menambahkan, pembahasan Partai Buruh juga sudah jauh hari diwacanakan oleh elemen organisasi besar buruh dan organisasi lainya di pusat.
Baca Juga :Viral di Medsos Minta Uang PP ke Pengangkutan Bawang, Gardan Sianturi Ditangkap Polisi"Untuk itu, kita di daerah Sumatera Utara, harus melek politik, ayo kita mempersiapkan diri untuk konsolidasi keakar rumput, yakni klas pekerja buruh dan rakyat marginal lainya," ajak Willy kepada rekan buruh.
Senada disampaikan Johnson Pardosi selaku pengurus KSBSI Sumut, ia menyampaikan walau secara teknis organisasinya belum memutuskan tentang parpol di Sumut, secara pribadi dirinya siap mendukung dan membangun Partai Buruh di Sumut.
"Kita siap, kalaupun tidak secara organisasi, saya sebagai rakyat biasa siap mendukung, karena Partai Buruh itu milik semua rakyat, saatnya rakyat kecil kaum marginal bersatu," tegasnya.
Baca Juga :UPZ Bank Sumut dan DDW Salurkan 1.000 Karung Beras Untuk Warga Terdampak PPKMSelain itu, Manginar dari SBPI Sumut juga menyampaikan semangatnya. Ia mengatakan ini momentum bagi kaum buruh yang sudah punya basis sampai ke seluruh pelosok desa, dan ini adalah kekuatan besar yang kalau disatukan menjadi kekuatan yang menentukan bagi kebijaka rakyat.
"Kalau soal ongkos politik, kita bisa gerakan iuran bagi kaum buruh, hal ini sudah biasa bagi anggota, berswadaya untuk kesejahteraanya dan keluarganya ke depan," papar Manginar.
Baca Juga :DGB UI: Jokowi Sudah Menyimpang dari ProsedurDalam pertemuan ini, elemen buruh yang hadir tampak menyatakan diri siap untuk membangun kembali Partai Buruh di Sumatera Utara, dalam Minggu ke depan mereka akan konsolidasi ke kabupaten/kota di Sumut untuk membicarakan hal yang sama.
Mereka juga menghimbau kepada seluruh elemen serikat buruh lainya agar dapat bersatu untuk mewujudkan cita cita buruh dan rakyat sejahtera.