Camat Kualuh Selatan Dituduh LGBT, Ini Kata Sekda Labura

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir092022/_6430_Camat-Kualuh-Selatan-Dituduh-LGBT--Ini-Kata-Sekda-Labura.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Darrenz
Sekda Labura M. Sueb

drberita.id | Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Pemkab Labura) akhirnya buka suara terkait beredarnya kabar yang menyebutkan Camat Kualuh Selatan, Suwedi terlibat perilaku seks menyimpang yang biasa disebut LGBT.

Dikonfirmasi Senin 12 September 2022, Sekretaris Daerah Pemkab Labura M. Suib mengaku baru mengetahui tentang hal tersebut. Suib mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu persoalan kabar LGBT tersebut.

"Sesungguhnya kami baru mendapatkan informasi ini, untuk selanjutnya akan kami pelajari terlebih dahulu," tulis Suib, menjawab konfirmasi wartawan.

BACA JUGA:Dituduh LGBT, Camat di Labura Tidak Mau Lapor ke Polisi

Ditanya apakah Pemkab Labura akan mengambil upaya hukum untuk menjawab tuduhan dari kelompok mahasiswa, Suib kembali menegaskan, pihaknya akan mempelajari persoalan ini.

"Seperti yang kami ungkapkan, akan kami pelajari terlebih dahulu," pungkasnya.

Berbeda dengan M. Suib, Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Labura, H. Rori Syahputra Tambunan justru mendorong agar Pemerintah Kecamatan Kualuh Selatan mengambil upaya hukum dalam menyikapi tuduhan kelompok mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Perubahan Indonesia (MAPIA) Sumatera Utara tersebut.

BACA JUGA:Sindikat Mafia Tanah Jual Kawasan Hutan Eks CV. CSA di Labura ke Masyarakat

Rori Tambunan berpendapat, untuk menjaga nama baik Suwedi secara pribadi dan nama baik Pemerintah Kecamatan Kualuh Selatan, sebaiknya diambil langkah langkah hukum, agar ke depannya dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk tidak seenaknya membuat isu negatif dan fitnah seperti itu.

"Ya, nanti saya akan coba komunikasi dengan beliau (Suwedi)," ujar Rori Tambunan, Senin 12 September 2022.

Sebelumnya diberitakan, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Perubahan Indonesia (MAPIA) menyebarkan informasi tentang rencana aksi mereka untuk berunjukrasa pada Senin 12 September 2022 di halaman Kantor Bupati Labura.

[br]

Dalam salinan surat mereka yang diterima wartawan, mahasiswa ini menuntut agar Bupati Labura mencopot Camat Kualuh Selatan Suwedi karena terjerumus dalam perilaku seks menyimpang atau LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender).

"Sesuai temuan kami di lapangan dan laporan masyarakat serta bukti yang kami dapatkan, kami telah menemukan kejanggalan pada Bapak Camat Kualuh Selatan, yang kami duga telah melakukan hubungan LGBT atau pun Gay yang sangat merusak jiwa pemimpin khususnya di Kecamatan Kualuh Selatan Labuhanbatu Utara," demikian dikutip dari surat mahasiswa tersebut.

Penulis
: DR Berita
Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Politik

3223 Kursi untuk Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT

Politik

Bank Sumut Peringkat 2 Pengumpul Zakat Khusus Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa

Politik

Rektor Universitas: Beasiswa Untuk Motivasi Kualitas Akademik Mahasiswa

Politik

Melihat Gerakan Mahasiswa Pasca Reformasi 98

Politik

Aksi Mahasiswa GMNI Dikawal Puluhan Polisi: Lalulintas Macet Depan Kantor Walikota dan DPRD Medan

Politik

Sofyandi Lubis: Banyak Pemimpin Bangsa Lahir dari Rahim Pergerakan Mahasiswa