drberita.id | Setelah mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Simalungun periode 2021-2024, Radiapoh H. Sinaga dan Zonny Waldi, pemuda kelahiran Girsang Parapat, Julwanri Munthe menyampaikan perihal pengembangan dan penataan kawasan pariwisata Parapat harus 'Top of Mind'.
"Pertama, selamat kepada bapak Bupati dan Wabup yang sudah resmi sebagai eksekutor kebijakan dan nahkoda 990.246 jiwa (bps 2020) masyarakat Simalungun termasuk masyarakat di kawasan Pariwisata Parapat," ujar Julwanri, alumni SMA N 1 Parapat ini dalam pernyataan tertulis, Selasa 27 April 2021.
Kasus Walikota Tanjungbalai, LIPPSU: Ada Oknum Bangun Opini Ketua Golkar Sumut Terlibat
Jika flashback, lanjut Julwanri, perihal penataan kawasan Pariwisata Parapat sejak dulu sudah banyak ide, sudah banyak yang memulai dan terlibat, kecuali pemerintahan Simalungun yang memang tampak bingung dan gamang.
Masyarakat berharap pemerintahan ke depan concern dan berkesinambungan (main panjang) dalam pengembangan pariwisata, jadi tidak melulu soal anggaran besar yang ditumpahkan satu kegiatan atau even (main pendek) yang kerap asal digelar, tanpa konsep, tanpa perencanaan, dan paling miris kerap tanpa promosi.
[br]
"Bagaimana pariwisata bisa dikelola tanpa promosi, kan bohong itu, masa event pariwisata cuma kata sambutan selesai," pungkas Julwanri.
"Pariwisata ini kan soal taste, jadi startnya kota Parapat harus ada dan melekat di hati dan pikiran pak Bupati, Top of Mind dululah, baru semua-semuanya akan mengikuti, semua bawahan akan tergerak, karena pemerintahan kan satu badan," sambungnya.
Tiba di Palu, AHY Ziarah ke Makam Guru Tua dan Silaturahmi ke Habib Saggaf Aljufri
Menurut Julwanri, hal ini cukup beralasan mengingat Kota Parapat memang punya sejarah sukses di sektor pariwisata (sukses story).
"Kawasan ini memang spesial dan istimewa, kurang dikelola saja eksotis apalagi jika serius di urus pemerintahan pasti TOP, dan kita semua bisa menikmati keindahan maupun PAD nya," tutup kader Partai Demokrat tersebut.