drberita.id -
Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) bersinergi membangun Kota
Medan agar dapat berjalan dengan maksimal.
"Pemko Medan membutuhkan sinergi dan kolaborasi masyarakat, stake holder termasuk LSM LIRA dalam upaya membangun kehidupan yang lebih baik lagi, sebagaimana visi misi yang tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)," ujar Rico Waas, saat menerima audensi DPW LSM LIRA Sumut, di Ruang Kerja Walikota, Selasa 19 Agustus 2025.
Didampingi Kepala Bappeda Benny Iskandar, Plt Kepala Inspektorat Habibi Adhawiyah, Plt Kadishub Suriono, Plt Kadis SDABMK Gibson Panjaitan, dan Plt Kadis PKPCKTR Melvi Marlabayana, Rico Waas mengakui dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangun di Kota Medan masih terdapat kekurangan.
Namun, kata Rico, kekurangan tersebut terus dievaluasi sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat diminimalisir.
"Kendala dan kekurangan pastilah ada. Tetapi kami secara terus-menerus melakukan evaluasi, sehingga berbagai hal yang dapat menghambat jalannya roda pemerintahan dan pembangunan bisa teratasi," ujar Rico.
Gubernur LIRA Sumut Sam'an Lubis pun menyampaikan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pengurusan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang dikelola oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan.
Aplikasi PEKA yang merupakan inovasi menyederhanakan Tim Profesi Ahli memangkas waktu proses persetujuan menjadi 10 hari untuk proses PBG, justru tidak berjalan optimal. Bahkan, terbitnya PBG menjadi hitungan bulan, yang tentunya mempengaruhi capaian target PAD.
Sam'an juga mengatakan hal ini diketahuinya dari laporan masyarakat melalui saluran pengaduan yang dibuka LSM LIRA Sumut.
"Kami (LSM LIRA) mengusulkan agar adanya peraturan yang mengatur terkait biaya rekomendasi pihak konsultan, agar tidak membebani masyarakat," kata Sam'an Lubis didampingi Wakil Sekretaris Erpan Purba, Deddy Utomo, Biro Bina Masyarakat Sri S Lily, dan Biro Bina Pendidikan Masyarakat Feriyati HDP.
Walikota Medan Rico Waas pun akhirnya meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) agar menyederhanakan proses pengurusan PBG, baik itu juga biaya rekomendasi konsultan akan ditindaklanjuti.