Pilkada 2024

Aktivis 98 Sebut Pergantian Pj. Gubernur Hal Yang Biasa, Jangan Dipolitisir

Kebetulan Jelang Tahun Politik
Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202406/_5594_Aktivis-98-Sebut-Pergantian-Pj--Gubernur-Hal-Yang-Biasa--Jangan-Dipolitisir.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Pelantikan Pj. Gubernur Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
drberita.id -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi melantik tiga penjabat (Pj) gubernur. Tiga penjabat gubernur itu akan bertugas di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelantikan para Pj Gubernur digelar di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin 24 Juli 2024. Pelantikan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Isu pergantian Pj Gubernur tersebut menimbulkan kasak kusuk di masyarakat, khususnya di Provinsi Sumatera Utara yang kebetulan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, dikabarkan akan maju sebagai Calon Gubernur yang diusung Partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat).

Banyak kalangan menilai pergantian Pj. Gubsu sarat dengan muatan politis untuk mengamankan calon yang direstui Istana.

Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati mengatakan, pergantian Pj. Gubernur kebetulan terjadi pada saat tahun politik, sehingga banyak beredar asumsi yang sipatnya politis. Padahal menurut Ikhyar, pergantian tersebut sipatnya mutasi, rotasi maupun promosi bagi ASN, dan itu merupakan hal yang biasa dan akan terus dilakukan untuk mencari bentuk ideal berjalannya roda organisasi pemerintahan sekaligus sebagai penyegaran.

"Di tahun politik saat ini, segala sesuatunya selalu dikaitkan dengan isu isu politik. Padahal pergantian Pj Gubernur itu merupakan hal biasa di lingkungan ASN, rotasi, maupun promosi yang bertujuan untuk penyegaran untuk mencari format ideal jalannya roda pemerintahan, dan mekanisme. Mengenai hal inipun sudah diatur dalam undang undang, jadi jangan dipolitisir," kata Ikhyar di Medan, Senin 24 Juni 2024.

Mantan Aktivis 98 yang pernah ditahan di era Orde Baru tersebut, memberikan apresiasi kepada Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin yang sukses menyelenggarakan Pilpres 2024 di Sumut dengan aman dan lancar.

"Masyarakat Sumut pasti memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Pj. Gubernur Hasanudin, karena salah satu tugas terbesar beliau saat menjabat adalah menyukseskan Pilpres 2024, dan tugas tersebut berhasil dijalankan oleh Hassanudin dengan lancar, dan Sumut salah satu provinsi besar yang pilpresnya berjalan aman dan terkendali, itu berkat kerja beliau," ungkap Ikhyar

Ikhyar menambahkan, tentunya sangat berharap kepada Pj Gubernur Sumatera Utara yang baru, Agus Fatoni bisa juga mensukseskan agenda nasional Pilkada Serentak 2024 di Sumut, seperti pendahulunya.

"Saya sangat yakin beliau akan sukses, karena kinerja beliau ketika menjabat Pj Gubernur Sumsel juga cemerlang," tandas Ikhyar.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

3000 Massa Akan Kepung Kantor Gubernur Sumut Terkait Kasus Korupsi MBG

Politik

Ketua DPRD Medan Kecewa Sama Gubernur Sumut, Jadi Batal Undangan ke Republik Rakyat Tiongkok

Politik

Ayah dan Ibu Bersujud ke Gubernur Sumut Untuk Kesembuhan Anak di RS Mitra Medika Premiere

Politik

Pemerhati Sosial Budaya: Kasihan Gubernur Sumut, Sudah Banyak Pengaduan ke Saya

Politik

Sumatera Utara Hampir Punya PLTG di Kabupaten Batubara, Saat Edy Rahmayadi Gubernur Sumut

Politik

Komisi XI Sepakat Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI