drberita.id -Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendapat pujian atas keberhasilannya meningkatkan produksi beras yang melonjak tajam pada kisaran hampir 3 juta ton tahun 2025.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Relawan Persatuan Nasional (DPP RPN Prabowo) Ikhyar Velayati optimis Indonesia dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan menjadi lumbung pangan dunia.
" Luar biasa kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, di tangan beliau produksi beras meningkat hingga 2000 persen stok beras yang dimiliki Indonesia. Hampir menembus 3 juta ton," ungkap Ikhyar di Jakarta, Selasa 29 April 2025.
Mantan Aktivis 98 ini berkeyakinan di era Presiden Prabowo, Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia, serta menjadi tumpuan berbagai negara dari ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim ke depan.
Keberhasilan swasembada beras Indonesia saat ini tidak terlepas dari kebijakan pro petani yang diterapkan Presiden Prabowo
" Tentunya peningkatan berbagai produk pertanian, khususnya gabah dan sawit tidak terlepas dari kebijakan pro petani yang diterapkan Presiden Prabowo," kata Ikhyar.
Ikhyar mengatakan beberapa kebijakan pertanian yang dtetapkan Presiden Prabowo dalam meningkatkan produksi pertanian, semisalnya penyaluran pupuk bersubsidi, menaikan harga pembelian gabah dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan pemanfaatan teknologi modren dan pengembangan varietas unggul yang adaptif terhadap kondisi lingkungan extrem dengan berbasis teknologi. Serapan gabah kering panen (GKP) petani menjadi meningkat hingga mencapai 2.000 persen.
Hal ini diketahui dari laporan Mentan Andi Arman kepada Presiden Prabowo Subianto saat panen raya padi serentak 14 provinsi di Majalengka, Jawa Barat, pada Senin 7 April 2025.
Mentan Andi Amran menyebut serapan bulog turut melonjak tajam untuk stok beras nasional yang mencapai 2,4 juta ton, dan diperkirakan menembus 3 juta ton diakhir bulan. Angka ini menjadi tertinggi dalam 10 hingga 20 tahun terakhir.