Pemilu 2024

Aktivis 98: Pernyataan Megawati Seperti Menepuk Air di Dulang Terpercik Muka Sendiri

Justru Megawati Mirip Zaman Orba
Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202312/_8173_Aktivis-98--Pernyataan-Megawati-Seperti-Menepuk-Air-di-Dulang-Terpercik-Muka-Sendiri.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
drberita.id -Kordinator Forum Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati menilai ucapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang mengatakan baru berkuasa mau bertindak seperti zaman Orba, mirip pepatah menepuk air di dulang terpercik muka sendiri.

Ikhyar mengatakan justru saat Megawati berkuasa yang sangat mirip dengan era Orba.

"Pernyataan itu seperti pepatah menepuk air di dulang terpercik muka sendiri, masyarakat dan aktivis akhirnya membandingkan era Mega berkuasa dengan sekarang, ternyata saat beliau berkuasa justru mirip dengan Orde Baru kebijakannya. Di zaman beliaulah kembali terjadi penangkapan dan pemenjaraan aktifis reformasi, belum lagi ribuan rakyat Aceh yang mati dan di tangkap karena kebijakan DOM tahun 2003, plus penjualan aset negara (BUMN) Indosat dan lainnya yang dijual murah sekali. Sementara kebijakan Jokowi selama dua priode sangat bertolakbelakang dengan kebijakan Mega dahulu," kata Ikhyar dalam rilis tertulisnya, Sabtu 2 Desember 2023.

Ikhyar mengatakan pernyataan Megawati tersebut sebenarnya cermin dari kegalauannya melihat elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud yang tak kunjung naik elektabilitasnya.

"Saya melihat pernyataan Mega itu cermin kegalauannya terkait elektabilitas Ganjar-Mahfud yang tak kunjung naik elektabilitas nya, lalu mencoba mengarahkan ingatan kolektif rakyat pada masa Orde Baru dengan mengkaitkannya ke pasangan tertentu, tapi yang terjadi justru sebaliknya, rakyat jadi ingat kebijakan Mega yang sangat refresif, dan mereka justru takut situasi refresif tersebut akan terulang kembali, karena rakyat tahu bahwa pasangan ini adalah petugas partai, sementara pimpinan partainya Megawati," ungkap Ikhyar.

Menurut Ikhyar masyarakat khususnya generasi milineal saat ini ingin melihat sosok calon presiden yang bisa mewakili keterwakilan dan aspirasi kaum muda.

"Masyarakat khususnya milineal dan Gen Z itu sederhana dalam melihat sosok pemimpin ke depan, mereka ingin ada lapangan pekerjaan bagi mereka nanti. Kreatifitas dan inovasi anak muda di wadahi, serta berharap Indonesia menjadi negara maju yang bisa memimpin peradaban dunia. Kaum milineal itu orangnya percaya diri, optimis, kreatif, dan inovatif, serta punya style sendiri. Jumlahnya hampir 56 persen lho mereka ini. Aspirasi mereka itu ada pada pasangan Prabowo-Gibran, mereka melihat Prabowo seorang yang optimis, percaya diri dan punya pengalaman tetapi mengerti jiwa anak muda plus Gibran yang muda tetapi percaya diri dan punya pengalaman, baik di pemerintahan maupun duania bisnis," ujar ikhyar

Pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung soal orang baru berkuasa mau bertindak seperti Orde Baru (Orba) dalam pidatonya memunculkan kontroversi, khususnya di kalangan aktivis 98.

Pernyataan Megawati tersebut terucap saat menghadiri Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Mestinya Ibu (menceritakan dirinya sendiri-red) nggak boleh ngomong gitu, tapi sudah jengkel. Tahu nggak, kenapa? Republik penuh dengan pengorbanan, tahu tidak? Kenapa sekarang kalian yang baru berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru?" kata Megawati ketika memberi arahan di rakornas relawan Ganjar-Mahfud di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin 27 November 2023.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Aktivis 98 Bram Manurung Dukung Kejagung Bongkar Korupsi Eks HGU PTPN 2

Politik

Aktivis PRD Yakin Megawati dan PDIP Jadi Mitra Pemerintahan Prabowo

Politik

Aktivis 98: Budi Gunawan Harus Diperiksa Aparat Hukum, Bukan Klarifikasi ke Publik

Politik

Budiman Sudjatmiko: Indonesia Hadapi Tantangan Besar Konflik Global

Politik

Aktivis 98: Rakyat Jenuh dan Tak Percaya Hasil Survey

Politik

Mantan Aktivis 98 Desak Penegak Hukum Usut Pembuat dan Penyebar Video Tentara Pukul Rakyat