Warga Natuna Tolak WNI dari China, Polda Kepri Kerahkan 117 Brimob

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir022020/3668_Warga-Natuna-Tolak-WNI-dari-China--Polda-Kepri-Kerahkan-117-Brimob.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
drberita/istimewa
Warga Natuna unjuk rasa menolak 245 WNI dari Wuhan, China.
DRberita | Ratusan warga Natuna, Kepulauan Riau, berunjuk rasa menolak kedatangaan 245 WNI dari Kota Wuhan, China, di kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Raden Sajad Saleh, Minggu 2 Februari 2020. Warga menolak daerahanya dijadikan lokasi observasi dan karantina.Warga Natuna melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban di Lanud Raden Saleh, lalu bergerak ke DPRD Natuna dan bertemu dengan beberapa anggota dewan. Warga juga melakukan aksi membakar ban di depan gedung DPRD Natuna.Dalam orasinya warga menolak Natuna dijadikan lokasi observasi dan karantina WNI dari Wuhan, China, lantaran menilai fasilitas kesehatan di Natuna tidak lengkap. Mereka juga khawatir muncul virus corona di wilayahnya.Pihak RSUD Natuna mengharapkan bantuan personil tenaga medis dan sarana prasaran dari pemerintah pusat jika dijadikan tempat rujukan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, China.Untuk mengatisipasi aksi unjuk rasa penolakan warga Natuna, Polda Riau kemduain mengerahkan 117 personil satuan Brimob untuk membantu TNI mengamankan 243 WNI mendapatkan observasi dan karantina selama 14 hari ke depan."Polda Kepri mengirimkan 117 personil Brimob ke Natuna guna memback up pengamanan di sana. Mereka sudah diberangkatkan tadi pagi pukul 08.00 wib," kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt di Bandara Hang Nadim, Minggu 2 Januari 2020.Harry menjelaskan, situasi di Natuna relatif kondusif meskipun penolakan dari warga Natuna masih terus berlangsung. "Penolakan masih tetap ada. Kita akan mengadakan dialog dengan warga mengenai hal ini," kata Harry.Menurut Harry, pemilihan Natuna sebagai lokasi karantina WNI dari China telah dipertimbangkan dan dibahas secara mendalam."Pemerintah mengambil keputusan tersebut sudah sesuai standar. Salah satunya yakni lokasi Lanud TNI Natuna yang berada jauh dari pemukiman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," kata Harry.

Polda Kepri mengimbau agar warga Natuna tidak perlu cemas akan terjadi penyebaran Virus Corona, karena proses observasi dan karantina WNI dari China Wuhan akan dilakukan. (art/drc)

Editor
: Gambrenk
Sumber
: cnnindonesia.com

Tag:

Berita Terkait

Politik

Macron Tolak Tes PCR di Rusia, Pemuda Katolik: Lendir Saja Tidak Rela Kasih, Konon Sejengkal Tanah

Politik

Sebanyak 436 Pegawai KPK Positif, 10 Orang Meninggal Dunia

Politik

Camat Medan Deli: Hindari Tempat Keramaian Jika Tidak Mendesak

Politik

Catatan Kecil Perjuangan: Selamat Jalan Singa Allah & Muallim Umat Allahuyarham Ustadz Tengku Zulkarnain

Politik

Kalah Lawan Virus Corona, Ustadz KH. Tengku Zulkarnai Meninggal Dunia

Politik

200 Pegawai Bank Sumut Ikut Vaksinasi Covid-19