DRberita | Bupati Aceh Tamiang H. Mursil diingatkan agar berhati-hati dan transparan menggunakan APBK yang jumlahnya miliaran untuk penanganan wabah Virus Corona (Covid-19).Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Independen (Wali) Muhammad Suhaji di Jalan Medan Banda Aceh, Karang Baru, Aceh Tamiang, Rabu 22 April 2020."Bukan Kita tidak percaya, tapi sebagai rakyat perlu juga kita ingatkan beliau agar berhati-hati menggunkan APBK tersebut, jangan sampai diakhir cerita dia yang terjerat masalah. Makanya dia kita minta untuk transparan. Jadi kita bisa ikut mengawalnya," ucap Ajie Lingga sapaan akrabnya.Suhaji berharap tidak ada nantinya muncul masalah dalam penggunaan APBK Aceh Tamiang yang jumlahnya cukup pantastis. Apa lagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyatakan hukuman mati bagi pelaku korupsi di tengah wabah Covid-19.
"KPK berani menyampaikan statmen demikian mungkin karena sudah mencium aroma korupsi bakal terjadi dalam penanganan wabah corona ini. Makanya kita ingatkan pak Mursil agar berhati-hati, jangan sampai anggotanya yang berbuat, malah dia yang kena," seru Suhaji. (art/drb)