Soal Limbah B3: Wakil Presiden Mahasiswa UIN Sumut Tolak PT KIM Ditutup

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir092019/9930_Soal-Limbah-B3--Wakil-Presiden-Mahasiswa-UIN-Sumut-Tolak-PT-KIM-Ditutup.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
ilustrasi
Logo PT. KIM.
DRberita | PT. Kawasan Industri Medan (KIM) diultimatum mantan Wakil Rakyat Kota Medan, harus segera ditutup lantaran tidak dapat melakukan pengolahan limbah dengan benar.Pernyataan ini mendapat respon Wakil Presiden Mahasiswa UIN Sumut Syahnan Afriansyah. Ia menolak penutupan PT. KIM yang dinilainya setiap perusahaan pasti memiliki sistem produksi limbah.Apakah merupakan libah B3, pastinya itu harus melalui hasil laboratorium yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup."Apalagi PT. KIM sudah menjelaskan melalui diskusi publik yang dilaksanakan beberapa waktu lalu dan dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumut, terkait permasalahan limbah," ucap Syahnan.Syahnan sangat menyayangkan adanya ultimatum PT. KIM harus ditutup. Orang yang mengatakan seharusnya berfikir terlebih dahulu, apakah tidak berfikir puluhan ribu karyawan nantinya kehilangan pekerjaan."Belum lagi keluarga mereka juga akan kelihangan pendapatan, anak-anak mereka mau sekolah dari biaya mana, apakah mantan wakil rakyat yang menyampaikan pernyataan tersebut mau dan sanggup menghidupi puluhan ribu karyawan PT. KIM yang kehilangan pekerjaan dari dampak penutupan PT. KIM," jelasnya.Seharusnya, manatan wakil rakyat seperti itu harus bisa memberikan solusi yang lebih baik, bukan sebaliknya ingin meminta PT. KIM ditutup. Syahnan mendukung PT. KIM sebagai perusahaan nasional untuk terus melaksanakan program-program perusahan yang cinta lingkungan.

"Seluruh elemen baik pemerintahan maupun masyarakat kita harapkan mau berpartisipasi di dalam upaya peningkatan kinerja PT. KIM dan upaya peningkatan kualitas pengelolahan limbah perusahaan, bukan dengan cara menutup perusahaan tersebut," tandasnya. (art/drb)

Editor
: admin
Sumber
: Pers Rilis

Tag:

Berita Terkait

Politik

Bank Sumut Syariah Gandeng Kimia Farma Gelar Vaksinasi 1.000 Mahasiswa

Politik

Pesan Alumni di Yudisium FUSI UIN Sumut 2020/2021

Politik

Kombes Yusri Pastikan Dirut PT KIM dan 2 Tersangka Sudah Diperiksa

Politik

PKN Medan Dukung Polisi Periksa Dirut PT KIM

Politik

Korupsi UINSU: Anggota PMII Bentang Spanduk Depan Markas Polda Sumut

Politik

Joni Ritonga: Iwan Nasution yang lebih pantas jadi Presiden Alumni UINSU