DRberita | Seratusan massa supir yang tergabung dalam Persatuan Supir Truck Pelabuhan (PSTP) berunjuk rasa di depan Kantor PT Samudera Logistik Belawan. Mereka menuntut hak santunan bagi supir yang dipecat, pensiun dan meninggal, Senin 9 September 2019.Aksi yang dibarengi dengan long march dan sweeping oleh para supir dimulai dari KIM I menuju Pelabuhan Belawan ini dipimpin Ketua DPP PSTP Belawan Jonson P. Butarbutar dan Sekjen Hotman Silitingo.Massa yang membawa bendera dan ound system lalu berorasi di depan Kantor PT Samudera Logistik Belawan. Dalam oranyanya massa menuntut agar hak-hak santunan bagi 27 supir yang dipecat, pensiun dan meninggal dunia segera direalisasikan."Jika tidak terealisasikan kami akan melakukan aksi yang lebih besar dan melakukan pembekuan pelabuhan," ungkap Jonsosn.Beberapa saat melakukan orasi, massa akhirnya diterima perwakilan PT Samudera Logistik Belawan Seto dan Abdi Gunawan.Dalam pertemuan, pihak PT Samudera Logistik Belawan menerima tuntutan DPP PSTP. Akan tetapi mereka tidak bisa mengambil keputusan. "Kami (Samudera Logistik) meminta kepada PSTP agar menunggu 2 sampai 3 hari ke depan," ucap Seto dan Abdi.
Setelah selesai pertemuan, massa selanjutnya bergerak ke Kantor Pelindo I di Jalan Raya Pelabuhan Belawan. Di depan Kantor Pelindo I, massa juga melakukan orasi yang sama seperti di depan Kantor PT Samudera Logistik Belawan. (art/drb)