Ilmuwan Heran Indonesia Belum Ada Lapor Kasus Virus Corona

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir022020/3167_Ilmuwan-Heran-Indonesia-Belum-Ada-Lapor-Kasus-Virus-Corona--.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
ilustrasi
Simulasi penanganan virus corona
DRberita | Virus Corona yang merebak dari Wuhan, Provinsi Hubei, China (2019-nCoV) seharusnya sudah ditemukan atau menyebar ke Indonesia.Demikian hasil sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan oleh para ilmuwan dari Universitas Harvard, Amerika Serikat pekan ini dikutip suara.com, Minggu 9 Februari 2020.Meski demikian, penting diingat bahwa penelitian yang terbit di jurnal medRxiv pada Rabu 5 Februari 2020 itu, belum ditinjau atau dievaluasi oleh para ilmuwan lain. Biasanya dalam proses yang disebut peer-review akan ditemukan kelemahan dalam sebuah penelitian.Studi ini meneliti tentang kemungkinan atau potensi menyebarnya virus Corona ke negara lain di dunia berdasarkan jumlah perjalanan atau penerbangan dari Wuhan ke negara tersebut.Hasil analisis dalam penelitian itu, misalnya dengan cukup tepat sudah memprediksi jumlah kasus virus Corona di Vietnam dan Singapura.Sementara di Thailand dan Kamboja, demikian menurut para ilmuwan itu seperti dilansir The Guardian, jumlah kasus infeksi Virus Corona seharusnya lebih besar dari yang saat ini dilaporkan.Di Tanah Air (Indonesia) sampai saat ini belum ada kasus penularan virus Corona, meski hubungan antara Indonesia dengan China sangat erat baik dalam bidang ekonomi maupun pariwisata. China adalah penyumbang turis terbanyak di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir."Indonesia belum melaporkan satu pun kasus (penularan virus corona) dan menurut kami, seharusnya sekarang sudah ada beberapa kasus," kata Marc Lipsitch, ilmuwan dari Universitas Harvard yang terlibat dalam studi itu kepada ABC.Pada akhir Januari lalu, dua media Australia melaporkan bahwa Indonesia belum memiliki alat tes yang layak untuk mendeteksi Virus Corona dan karenanya ada kemungkinan virus mematikan tersebut sudah masuk ke Indonesia.Laporan itu disusun dengan mengutip keterangan dari Amin Soebandrio, kepala Lembaga Eijkman di Bandung, Jawa Barat. Lembaga Eijkman sendiri adalah salah satu institusi di Indonesia yang terlibat langsung dalam upaya mendeteksi orang-orang yang diduga tertular virus Corona.Tetapi pada pekan ini Amin, usai mengikuti rapat di Istana Presiden, Jakarta, membantah laporan itu. Ia mengatakan bahwa Indonesia sudah punya alat yang cukup untuk mendeteksi penularan virus Corona.

"Alat sudah cukup, reagennya sudah ada, jadi pemberitaan di luar itu tidak benar," kata Amin saat ditemui di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Kamis 6 Februari 2020. (art/drc)

Editor
: Gambrenk

Tag:

Berita Terkait

Politik

Pusat Pelatihan Kerjasama dengan China akan Berdiri di USU, Ini Kata Rektor

Politik

Dampak Perang Dagang Amerika dan China, Bupati Asahan Undang Rapat Forkopimda dan Perusahaan

Politik

Anak Sumut Tolak Proyek 1 Juta Hektare Lahan Persawahan untuk China

Politik

Hadiri Undangan ke China, Rektor USU Muryanto Bangun Kolaborasi di Tingkat Internasional

Politik

Erick: China Sepakat Beli 1 Juta Hasil Produk Kelapa Sawit Indonesia

Politik

KPK Kasasi Putusan Banding Terdakwa RJ Lino