DRberita | Diza Laila Barokah, mahasiswa Wuhan University of Technolgy, China, asal Medan, diterima Gubernur Edy Rahmayadi di rumah dinas, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Senin 25 Februari 2020 malam.
Diza Laila Barokah dipulangkan oleh pemeritah pusat setelah dikarantina selama 14 hari di Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Edy menerima Diza warga Medan Helvetia, didampingi istri Nawal Lubis dan Kepala Dinas Kesehatan Alwi Hasibuan.
"Tetap semangat ya buat Diza, dia harus terus mengikuti kuliah yang dilaksanakan secara on line dengan baik," kata Gubsu Edy. "Kalau ada yang diperlukan bisa dilaporkan kepada saya," sambungnya.
Kepada Gubsu, Diza mengucapkan terima kasih telah menugaskan Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sumut di Jakarta, Salim Affan beserta tim yang menerima dirinya dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Hasibuan memasptikan kondisi Diza Laila Barokah dan rekan-rekannya dalam kondisi aman dan sehat.
"Diza bersama yang lainnya adalah orang yang sehat. Dikarantina di Natuna untuk mastikan bahwa mereka benar-benar sehat, tidak sedang dalam masa inkubasi," kata Alwi.
Masa inkubasi copid-19 tersebut paling lama 14 hari telah dilalui Diza. "Setelah melalui masa 14 hari itu, seluruhnya mendapat surat keterangan bebas copid-19 dari Kemenkes," kata Alwi. (art/drc)