DRBerita | DPRD Serdang Bedagai (Sergai) tahun 2019 ini mendapatkan alokasi anggaran dari APBD sebesar Rp 32 miliar. Anggaran sebanyak itu sepertinya tidak cukup. Terbukti pintu toilet gedung jebol tidak juga diperbaiki.Pantauan wartawan di Kantor DPRD Sergai, Kamis 15 Agustus 2019, terlihat pintu toilet kondisinya sangat memprihatinkan. Masyarakat yang berkunjung ke gedung rakyat itupun dipastikan enggan untuk menggunakan.Pintu toliet terlihat kondisinya miring dan hampir lepas. Baut perekat pintu ke dinding pun juga sudah hilang. Sepertinya toilet itu kurang perhatian dan perawatan. Seorang tenaga honorer mengatakan bahwa kondisi pintu toilet gedung DPRD Sergai itu sudah lama kondisinya rusak dan dilaporkan ke Sekretaris Dewan (Sekwan) Suprin. Namun sampai saat ini belum juga diperbaiki. "Sudah dilaporkan kepada Pak Sekwan. Enggak tahu kenapa belum diperbaiki. Mungkin dalam waktu dekat ini dikerjakan," ucap Honorer.Sekretaris DPRD Sergai Suprin saat dikonfirmasi belum menjawab. Dirinya tengah sibuk mendampingi Wakil Bupati Darma Wijaya yang menghadiri sidang paripurna nota kesepakatan P APBD 2019 dan RAPBD 2020.Masalah toilet rusak Gedung DPRD Sergai itupun mendapat tanggapan dari warga. Sekwan Suprin mungkin sudah bosan bertugas di gedung rakyat, sehingga dirinya kurang perhatian dengan kondisi gedung.
"Mungkin dia (Suprin) sudah bosan menduduki jabatan Itu. Sudah over time dia di situ. Mungkin itu yang membuat dia tidak peduli lagi dengan lingkungan kerjanya," cetus Hutahuruk. (art/drc)