DRBerita | Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri (TS) harus mawas diri. BUMD ini bukan miliknya pribadi, apa lagi milik kelompoknya sendiri. Jadi harus tahu diri dan jangan sesuka hati.Baru masuk empat bulan menjadi pimpinan direksi, Trisno Sumantri sudah menunjukan jati diri yang merasa paling pintar dan menguasai. Padahal dia masih dibawa kendali. Ada pula oknum dari luar direksi tetapi bisa mengatur jalannya perusahaan beroperasi.Informasi ini diketahui dari seorang aktivis bernama Acil Lubis, pada hari Kamis 29 Agustus 2019 di sebuah kafe di kawasan Jalan Kartini Medan."Kita hanya coba mengingatkan. Jika memang tidak diindahkan, kita akan bongkar siap oknum dari luar yang berperan seperti direksi. Direktur Air Limbah Fauzan Nasution bersyukur masih diberdayakan, jangan sampai oknum yang dari luar itu namanya ikut kita sebutkan," tegas Acil.Diketahui, kegiatan pengadaan langsung (PL) di PDAM Tirtanadi, maksimal nilainya Rp 400 juta. Sejak pergantian direksi, kegiatan PL dikendalikan langsung oleh pimpinan direksi dibantu oleh AB. Selain itu juga ada seorang direktur yang ikut dilibat.Aktivis 98 ini ingin Trisno Sumantri mampu membuktikan dirinya sebagai pimpinan yang bisa membawa PDAM Tirtanadi ke arah yang lebih baik lagi. Perusahaan air minum ini sangat fital bagi kebutuhan hidup khususnya masyarakat di Kota Medan. "Ini sudah terinformasi, Trisno jangan mikiri kegiatan PL saja, ini sudah masuk empat bulan. Bulan Mei lalu direksi dilantik Gubsu Edy Rahmayadi, tetapi belum ada progres kegiatan yang signifikan dilakukan," kata Acil.Kemudian, Acil juga mengingatkan agar TP4D Kejaksaan bekerja secara maksimal mengawal PDAM Tirtanadi dalam melaksanakan kegiatan. Cukup sudah PDAM Tirtanadi dilanda berbagai persoalan, pada saat Dirut PDAM Tirtanadi dipimpin Azam Rizal."Kita masih ingat masa Azam Rizal, berapa banyak orang jadi tahanan karena kasus korupsi. Ini harusnya Trisno sadar diri. Dia dipilih Gubernur Edy bukan untuk mengurusi PL, tapi karena dinilai berintegritas dan mampu untuk memajukan PDAM tirtanadi," kata Acil.
Lebih baik, lanjut Acil, Trisno Sumantri memerdayakan AB, oknum yang dari luar direksi untuk ikut membantu mencari solusi serta menyelesaikan temuan BPK RI Perwakilan Sumut, yaitu Perubahan PKS antar PDAM Tirtanadi dengan PT Tirta Lyonnise Medan. (art/drc)