drberita.id | Kondisi mobil Pemadam Kebakaran Pemkot Padangsidimpuan dalam kondisi rusak berat. Akibatnya, pelaksanaan pemadam kebakaran yang terjadi di beberapa titik Kota Padangsidimpuan menjadi terkendala.
Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan Adiyanto Siregar mengaku menerima pengaduan masyarakat terkait kondisi 5 unit mobil pemadam kebakaran yang rusak berat, Sabtu 22 Mei 2021.
BACA JUGA:Karang Taruna Tak Jalan, Pemuda se-Percut Sei Tuan Ambil Alih
Seharusnya kondisi 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Padangsidimpuan peremajaan dengan unit baru. Sudah belasan tahun pula kondisi mobil pemadam kebakaran itu tidak mendapat perhatian.
"Belum lagi saat kejadian kebakaran, mobil pemadam kebakaran terlambat datang, hangus rumah baru datang mobilnya," ucap Adiyanto.
Baru-baru ini kebakaran di Silandit dan Simirik, lanjut Adiyanto, informasinya harus didorong dulu mobil pemadam itu baru bisa bergerak atau hidup. "Kan kasihan kita mendengarnya," cetusnya.
BACA JUGA:3 Warga Percut Sei Tuan Ditangkap Bawa Ganja 20 Kg dari Tapsel
Adiyanto juga mengatakan akan melakukan pengawasan sebagai tugas legislatif kepada eksekutif khususnya Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Padangsidimpuan. "Kita mau menguatkan posisi dinas sehingga pelayanan pemadam kebakaran gerak cepat tanpa ada kendala," serunya.
Tokoh GP Ansor Kota Padangsidimpuan Tofa Lubis menjelaskan bahwa kondisi 5 unit mobil pemadam kebakaran tersebut sudah berlangsung lama, akan tetapi mungkin pihak dinas enggan melakukan perbaikan.
"Yang jelas masyarakat harus tahu kondisi sebenarnya, mengapa mobil damkar terlambat datang saat terjadi kebakaran," ucapnya.
BACA JUGA:Jaksa Cantik Istri Kapolsek Yang Profesional
Menurutnya, pihak legislatif seharusnya mengkroscek kebenarannya dan melakukan pengawasan sampai ke anggaran operasional mobil pemadam kebakaran tersebut. Sehingga masyarakat juga dapat menilai kinerja dinas. "Kita berharap Walikota Padangsidimpuan melakukan evaluasi terhadap pimpinan OPD Dinas Kebakaran tersebut," tandas Tofa.
Sementara itu Kadis Pemadam Kebakaran Pemkot Padangsidimpuan M. Yakub mengaku tidak mengetahui kondisi 5 unit mobil yang rusak. "Saya tidak tahu menahu soal itu, karena saya baru saja menjabat," ucapnya.