drberita.id -Kader
PKB yang menjadi kepala daerah maupun duduk di legislatif DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota priode 2024-2029, harus berpikirnya fokus kepada kesejahteraan masyarakat. Pemikiran tersebut pasti mendapatkan apresiasi dari para pemimpin PKB.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam ceramah umumnya di hadapan ratusan peserta Sekolah Pemimpin Perubahan (SPP) anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota terpilih di Pileg 2024, untuk Wilayah IV, Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri, di Bukit Kubu, Berastagi, Karo, Sumut, Jumat 26 Juli 2024.
Muhaimin Iskandar mengatakan dewasa ini demokrasi di Indonesia sudah semakin baik, walau banyak tantangan yang terjadi. Namun demokrasi telah melahirkan rakyat biasa untuk bisa menjadi menteri, kepala daerah ataupun menjadi legislatif sesuai tingkatan.
Karenanya, tegas Muhaimin, para kader PKB yang telah mendapat kepercayaan dan amanah rakyat, baik sebagai eksekutif dan legislatif priode 2024- 2029, harus kompak berjuang untuk memperhatikan kesejahteraan rakyat di seluruh wilayah Indonesia.
Muhaimin pun memastikan PKB tidak lagi milik masyarakat Pulau Jawa, tetapi sudah merata seluruh provinsi di Indonesia, dan juga milik semua suku dan agama.
"Contohnya Kabupaten Samosir, di Sumut, PKB mendapatkan 6 kursi dan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Samosir periode 2024-2029," jelas Muhaimin Iskandar.
Sementara, Wakil Ketua DPW PKB Sumut Syaiful Syafri mengatakan peserta SPP di Bukit Kubu berjumlah 248 orang, terdiri dari anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan kabupaten/kota yang terpilih dari 5 provinsi.
"Tidur 248 peserta SPP PKB itu semuanya di tenda. Mereka mendapatkan pendidikan disiplin oleh instruktur dari Rindam I/BB. Meraka adalah anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan kabupaten/kota yang terpilih periode 2024-2029 dari wilayah IV, Aceh, Sumut, Riau, Sumbar dan Kepri," kata Syaiful Syafri.
Selain materi disiplin, para peserta SPP calon pemimpin dari PKB itu juga mendapatkan materi yang berhubungan dengan pemerintahan, legislatif dan kesejahteraan rakyat.
"Materi tersebut diisi tokoh tokoh nasional dari PKB seperti H. Abdul Halim Iskandar yang juga Menteri Desa PDT, H. Hanif Dakhiri mantan Menteri Tenaga Kerja RI 2009-2014, H. Cuncun Ahmad. S, dari DPR RI dan lainnya," tutup Syaiful Syafri.