Pemilu 2024

14 Februari 2024 Sejarah Perubahan Untuk Indonesia yang Adil dan Makmur

Pilpres Republik Indonesia
Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202402/_76_14-Februari-2024-Sejarah-Perubahan-Untuk-Indonesia-yang-Adil-dan-Makmur.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Drs. Syaiful Syafri MM, dan DR. Bambang Priono SH, MH.

Ahli Kesejahteraan Sosial:Drs. Syaiful Syafri MM

drberita.id -Satu hari mendatang tepatnya 14 Februari 2024 merupakan penyelenggaraan Pemilu ke 4 dari proses pemilihan langsung rakyat Indonesia untuk menentukan nasibnya lima tahun mendatang sesuai UU No. 07 tahun 2017 yakni memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia priode 2024 - 2029.

Berbicara sejarah perubahan untuk rakyat Indonesia pertama sekali ketika Indonesia menyatakan Kemerdekaan nya 17 Agustus 1945, yakni terbebas dari masa penjajahan sehingga terbentuk Pemerintahan Indonesia yang belakangan dikenal masa Pemerintahan Orde Lama.

Dua puluh dua tahun kemudian terjadi perubahan sistem kepemimpinan dan Pemerintahan Indonesia, dampak dari peristiwa Gerakan 30 September 1965, sehingga pada tahun 1968 s/d 1998 pucuk pimpinan Negara berubah yang dikenal dengan Pemerintahan Orde Baru sejak tahun 1968 hingga 1998.

Sama halnya masa Pemerintahan Orde Lama dan Orde Baru, terjadi perubahan atas ketidakpercayaan masyarakat kepada Pemerintah.Sehingga terjadi gejolak sosial dari rakyat Indonesia dan Pucuk Pimpinan Negara mengundurkan diri yang diteruskan oleb Wakilnya sebagai Presiden RI ke 3.

Pemilu 1999 s/d sekarang yang merupakan Pemilu 2024 dimana sejak tahun 1999 itu proses pemilihannya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat melalui penyelenggara KPU untuk memilih Presiden dan Wakil Presiddn RI, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dikenal sebagai Pemerintahan Reformasi.

Pemerintahan Indonesia silih berganti setiap lima tahun. Namun tujuan kemerdekaan masyarakat yang adil dan makmur sesuai pembukaan UUD 1945 belum tercapai, dan masih banyak rakyat miskin, tingginya stunting, pengangguran, anak putus sekolah, rumah yang tidak layak. Sehingga Pemilu 2024, rakyat berharapan perubahan untuk keadilan dan kesetaraan ekonomi.

Kepemimpinan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Presiden dan Wakil Presiden RI 2024 - 2029, Insya Allah akan terwujud masyarakat Indonesia yang adil dan makmur untuk semua.

Jadi benar yang disampaikan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada akhir kampanye di JIS, pejuang perubahan untuk keadilan dan kesetaraan ekonomi adalah rakyat yang mendukungnya. Dan ia berjanji untuk menjadi pelaksana keingin rakyat untuk masyarakat yang adil dan makmur untuk semua.

Cobalah turun dan kita mau melihat ke desa desa, khususnya di daerah pedalaman dan pegunungan, masih banyak pemukiman yang tidak layak, masih banyak anak putus sekolah, sarana transportasi yang sulit, kemiskinan yang kasat mata, pengangguran terbuka dan lainnya.

Oleh sebab itu, 14 Februari 2024 menjadi Sejarah Perubahan Untuk Indonesia yang Adil dan Makmur untuk semua.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Bara Api Asahan Gelar Aksi di Kejari dan PN Kisaran, Desak Pelanggaran PT CISL Ditindaklanjuti

Politik

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan Dilarang Masuk ke Objek Perkara Sengketa Lahan PT Jaguar Inti Perkasa

Politik

Supremasi Hukum di Era Algoritma: Menjaga Keadilan di Balik Layar

Politik

Nasib Dokter Spesialis Ikut Tugas Belajar Kementerian Kesehatan, Akhirnya Ajukan Gugatan ke Pengadilan

Politik

Korban KDRT Jadi Tersangka di Polrestabes Medan, Pengadilan Negeri Batalkan Status Pelaku

Politik

Tujuh Tersangka Pembunuh Syahdan Syahputra Lubis Dilepas, Istri Korban Minta Keadilan