drberita.id -
Camat Medan Kota Andi Syahputra mengatakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Turi menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara, untuk mensukseskan perhelatan sepakbola internasional
Piala AFF U19 yang dijadwalkan mulai bergulir dari tanggal 1-14 Juni 2026 mendatang.
Hal itu dijelaskan Andi untuk meluruskan simpang siur informasi yang beredar di tengah warga di Jalan Turi Medan.
Walikota Medan Rico Waas telah menegaskan perhelatan sepakbola akbar bertaraf internasonal Piala AFF U19 harus sukses terlaksana. Untuk itu, setiap sektor di seputaran kawasan Stadion Teladan harus berbenah sejak saat ini, termasuk memindahkan lokasi TPS yang berada di lahan Universitas Terbuka (UT) Teladan.
"Ini membawa nama Indonesia secara khusus Sumut dan Kota Medan. Oleh karena itu, Pak Wali meminta kita semua (perangkat satuan kerja) untuk mempersiapkan segala sesuatu termasuk memindahkan sementara TPS yang ada di dekat stadion teladan," kata Andi kepada media, Sabtu 28 Maret 2026.
Menurut Andi, RTH Jalan Turi dipilih karena jarak tempuh dari Stadion Teladan tidak terlalu jauh. Sehingga gerobak sampah bisa dengan cepat sampai ke truk penampung.
"RTH Jalan Turi itu dekat dengan stadion. Gerobak gerobak sampah pun tidak harus melintasi kota untuk membuang sampah. Ada lokasi di daerah pusat pasar, tapi kita bayangkan gerobak yang mengutip sampai dari daerah Simpang Limun, harus melintasi jalur inti kota yang selalu macet. Selain jarak tempuh, kita mengantisipasi sampah tidak berserakan di sepanjang jalan," jelasnya.
Andi juga meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait sampah akan diletak di atas tanah lalu kembali dimasukkan ke dalam bak truk pengangkut.
"Informasi itu salah, tidak seperti itu rencananya. Gerobak yang mengutip langsung dari rumah warga, membawa sampah ke dalam RTH. Di sana, bak truk sudah disediakan. Setiap gerobak akan langsung memindahkan sampah ke dalam bak truk. Sehingga dipastikan tidak ada sampah yang berserak. Dan setelah bak truk penuh, saat itu juga langsung dibawa ke TPA," kata Andi.
Andi juga menjelaskan Kadis Perkim Medan selaku pengelola lahan RTH, sudah menegaskan pihak kecamatan tidak boleh menebang pohon apapun yang terdapat di dalam RTH. Jadi RTH tetap pada fungsinya, tidak akan berubah di lokasi tersebut.
"RTH itu tetap pada fungsinya. Kadis Perkim sudah mengingatkan tidak boleh ada penebangan pohon selama TPS sampah di sana. Bahkan untuk menghindari rembesan cairan dari sampah, kita akan membuat saluran langsung mengarah ke parit besar. Tujuannya mengantisipasi aroma tidak sedap," bebernya.
Selain meluruskan informasi, Camat Medan Kota Andi Syahputra juga menjabarkan hal positif atau efek domino Piala AFF U19 kepada masyarakat di seputaran Stadion Teladan.
Setiap pertandingan sepakbola berlangsung sedikitnya 15 ribu orang akan datang ke stadion. Belasan ribu orang ini akan membutuhkan berbagai jenis kebutuhan mulai dari makanan, air mineral hingga ole ole khas sepakbola seperti kaos dan lainnya.
"Kegiatan olahraga ini akan menjadikan masyarakat pelaku UMKM. Katakanlah menjual air mineral, menjual makanan dan menjual pernak pernik sepakbola seperti kaos sepakbola dan lainnya. Jadi harapan kita, semua akan merasakan manfaatnya. Kita sekarang mulai memetakan lokasi UMKM, parkir dan lainnya," kata Andi.
Pihak Kecamatan Medan Kota telah menyiapkan waktu untuk memberikan penjelasan secara detail kepada masyarakat, agar tidak terjadi informasi yang simpang siur. Hal ini perlu dilakukan demi tercapainya kesuksesan event internasional Piala AFF U19 tahun 2026.
"Kami akan menjelaskan kepada warga secara detail agar tidak terjadi miss informasi di tengah masyarakat," seru Andi Syahputra.
Untuk diketahui, Sumatera Utara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala AFF U19 2026 yang akan berlangsung pada 1–14 Juni 2026. Berdasarkan surat resmi PSSI 1057/UDN/623/III-2026, kompetisi ini bertujuan memeratakan ajang internasional di luar Pulau Jawa dengan menggunakan tiga venue utama: Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) Stadion Teladan Medan, dan Stadion Mini Pancing.
Berikut poin poin penting perhelatan AFF U19 2026:
1. Lokasi & Waktu: Sumatera Utara, 1-14 Juni 2026.
2. Venue Pertandingan: Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Stadion Teladan Medan, dan Stadion Mini Pancing.
3. Lapangan Latihan: Stadion Mini Pancing, Stadion Madya Sumut 1 & 2, Lapangan PPLP Sumut, dan Lapangan Cadika Medan.
4. Peserta: Diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN Football Federation (AFF).
5. Status Indonesia: Juara bertahan (setelah memenangkan edisi 2024 di Surabaya).
Event internasional Piala AFF U19 inipun diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi lokal, pariwisata, dan UMKM di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, serta meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga di daerah.