drberita.id | Lapangan bola di Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung, menjadi sarana olahraga bersama warga pada setiap pagi dan sore. Lokasinya persis di pinggir jalan.
Bagi warga yang bermukim di sekitaran perbatasan Kecamatan Medan Denai dan Percut Sei Tuan, lapangan bola itu sudah tidak asing. Namun, bagi warga yang tinggalnya di luar 2 kecamatan ini akan sulit melihatnya.
BACA JUGA :DPP MIMBAR Dakwah Resmi Berdiri di Sumut
Sebab, lapangan bola tersebut tertutup oleh lapak-lapak para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung.
Endik (45) mengaku sejak kecil sudah bermain sepakbola di lapangan itu, saat masih dikelolah PTPN2.
[br]
"Sekarang sudah eks HGU. Kebun cokat dan tebu dulu semua daerah sini. Kalau kami kan ini di seberang. Lapangan bola itulah tempat bermain kami di sini," ceritanya.
Namun, kata Endik, sekarang berbeda situasinya. "Syukurnya masih bisa bermain bola di situ, banyak orang-orang datang berolahraga di lapangan bola itu," katanya.
BACA JUGA :Misa Kamis Putih di Gereja Katedral Medan Dikawal Ketat TNI-Polri
Lapangan bola yang menjadi sarana olahraga bersama itu kini membutuhkan perhatian pemerintah. Penataan ruang terbuka hijau pun sangat dibutuhkan di sekitaran lapangan bola tersebut.