drberita.id | Ketua Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumut Muchrid Nasution menegaskan ada sekelompok orang yang mengatasnamakan pengurus PRSI dari 17 Kabupaten/Kota, namun mereka itu ilegal.
"Kalau mereka pengurus cabang kabupaten/kota yang resmi, tentunya pada saat rapat kerja daerah (Rakerda) PRSI Sumut hadir di dalam ruangan dan mengikuti raker," ucap Muchrid Nasution kepada wartawan di Medan, Minggu 21 Agustus 2022.
Muchrid menyatakan itu terkait adanya sekelompok orang yang mengaku-ngaku pengurus cabang (pengcab) PRSI dari 17 kabupaten kota yang melakukan aksi protes dengan menghadang utusan PB PRSI di luar arena rapat di Medan, pada Sabtu 20 Agustus 2022.
Ia menjelaskan jika sekelompok orang tersebut benar benar pengurus, tentunya mereka hadir dalam forum dan menyampaikan segala persoalan yanh dihadapi di ruang rapat.
BACA JUGA:
Demi Gubsu, MDI Minta KPK Turun ke Sumut Batalkan Proyek Multi Years Rp 2,7 TApalagi selama pelaksanaan rakerda, kata Nuchrid, dirinya tetap berada dalam forum dan memimpin langsung jalannya proses pembahasan program dan evaluasi kerja.
Muchrid pun mengaku keberatan jika dianggap bersembunyi atau terkesan menghindar dari kritikan peserta rapat.
"Segala aspirasi, baik itu suka dan tidak suka dengan kepemimpinan saya bisa dituangkan dalam forum rapat, supaya ada perbaikan ke depan," katanya.
Jika aspirasi dan kritik yang disuarakan dari luar arena rapat, tentunya tidak mungkin diakomodir, karena bertentangan dengan tata cara Rakerda PRSI Sumut. "Saya dan pengurus PRSI Sumut lainnya senantiasa terbuka terhadap setiap masukan dan kritik, tapi harus disampaikan dengan aturan dan prosedur yang berlaku di PRSI," ujarnya.
Karena itu, pihaknya menyampaikan kepada masyarakat dan pencinta olahraga aquatik agar ikut bersama sama dan bahu membahu mengembalikan kejayaan Sumut dalam cabang renang.
BACA JUGA:
Terungkap, DPRD Sumut Akui Rekening KSO Waskita SMJ Utama KosongSebelumnya, Wakil Ketua PB PRSI Sarman Simanjorang pada pembukaan Rakerda PRSI Sumut 2022 menekankan tentang pentingnya induk organisasi olahraga ini fokus kepada program pembinaan yang berkesinambungan, agar Sumut mampu melahirkan banyak atlet berprestasi, seperti provinsi provinsi lainnya di tanah air.
Salah satu untuk mencapai sasaran itu Pengcab Pengcab PRSI harus ikut berkontribusi nyata melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan dan terukur.
"Untuk mengembalikan kejayaan Sumut di cabang renang tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pengurus provinsi saja. Tapi mutlak diperlukan kerja sama dari segenap pengurus cabang di kabupaten kota," ucapnya.
Dengan demikian, Simanjorang optimis Sumut ke depan akan mampu melahirkan atlet atlet berprestasi termasuk dalam menghadapi PON 2024. "Jangan sampai Sumut yang jadi tuan rumah, tapi yang pesta medali provinsi lain," katanya.
BACA JUGA:
Demo Proyek Rp 2,7 T, Ini 5 Tuntutan Massa PERMAKApalagi aquatik merupakan cabang yang menyediakan banyak medali di PON yakni 60 medali emas dari berbagai nomor lomba.
Rakerprov PRSI Sumut yang mengambil tema "Sportif, Solid, menyongsong PON 2024" ada 15 Pengcab menyatakan dukungan kepada Muchrid Nasution untuk tetap menakhodai PRSI Sumut hingga berakhir masa jabatan.