Infrastruktur

Warga Ngeluh Akses Jalan ke Gereja Memprihatinkan, Camat Mohon Maaf

Jalan Belum Diaspal
Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202405/_1998_Warga-Ngeluh-Akses-Jalan-ke-Gereja-Memprihatinkan--Camat-Mohon-Maaf.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Jalan menuju gereja.

drberita.id -Puluhan warga di Deliserdang mengeluhkan akses jalan utama menuju gerejanya di Jalan Simpang Kongsi-Bersama, Gang Gereja, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, yang memprihatinkan.

Kata warga, setiap ada kegiatan peribadatan atau kebaktian jemaat gereja mesti melewati jalan rusak dan rumput panjang dengan berjalan kaki ratusan meter agar bisa ke gereja.

Lebih parah lagi, saat hujan turun akses jalan ini pasti becek dan berlumpur karena kondisi masih tanah dan belum diaspal.

"Kasian jemaat di sini, kalau pergi ke gereja kami harus melewati akses jalan yang tidak layak dan memprihatinkan, bahkan kalau hujan pasti becek dan sulit dilalui sepeda motor maupun mobil," kata warga bermarga Manik kepada wartawan Jumat 17 Mei 2024.

Dia meminta supaya pemerintah dapat memberikan perhatian agar akses jalan dapat diperbaiki atau paling tidak disisihkan anggaran dana desa (ADD) untuk memperbaiki akses jalan tersebut.

"Ada dua gedung gereja di sini dan sudah berdiri bertahun-tahun, tetapi akses jalannya parah kali tidak pernah diperhatikan, bukankah ada anggaran dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat setiap tahun untuk memajukan desa," ujarnya.

Diketahui, kedua gereja itu ialah Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Anugerah Allah dan Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Rumah Doa.

Pantauan wartawan di lokasi, Jumat 17 Mei 2024, berdasarkan laporan warga sekitar kondisi jalan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya. Tampak jelas akses telah dipenuhi rumput setinggi 30 cm tanpa perawatan.

Kurang lebih 500 meter akses jalan menuju gereja sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak karena tidak beraspal masih berbentuk tanah. Bila musim hujan kondisi jalan berlumpur dan licin.

Padahal, jalam merupakan urat nadi bagi perekonomian masyarakat, supaya aktivitas masyarakat menuju akses suatu tujuan mudah dan lancar. Hal itu merupakan tanggung jawab pemerintah, baik desa, daerah maupun pusat. Apabila akses jalan tidak memadai maka masyarakat pasti mengeluh, sebab mereka aktif membayar pajak.

"Kalau hujan jalannya berlumpur dan licin yang memang belum pernah sama sekali diaspal yang panjangnya kurang lebih 500 meter," kata warga.

Oleh karena itu, warga sangat berharap jalan tersebut diaspal karena digunakan jemaat dan masyarakat menuju rumah peribadatan untuk berdoa dan sembahyang. Aktifitas warga sering terganggu akibat jalan rusak ini.

"Tolong sampaikan keluhan kami ini kepada pemerintah agar jalan ini segera diperbaiki," harap warga saat diwawancara di pinggir jalan rusak itu.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Pancur Batu, Sandra Dewi Situmorang dalam responsnya mengatakan akan disampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD).

"Nanti kami sampaikan ke OPD terkait. Tapi ini sepertinya jalan desa. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," ujar Sandra Dewi Situmorang via WhatsApp, Sabtu 18 Mei 2024.

Sandra juga menyarankan masyarakat sekitar agar mencoba mengajukan kondisi jalan itu kepada pemerintahan desa.

"Coba suruh masyarakat yang ada di lokasi untuk mengajukan kepada desa. Sehingga bisa diatasi melalui ADD," ucap dia.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Metropolitan

Proyek Jalan di Kota Tanjungbalai Akan Dilaporkan ke Kejati Sumut, Minta Kadis PUPT Tety Juliany Siregar Diperiksa

Metropolitan

Jalan dan Drainase di Deliserdang Masih Banyak Terbiarkan Rusak, Janso Sipahutar Harus Malu Diri

Metropolitan

Polisi Tangkap Pelaku Sabu dari Aceh ke Jakarta di Perkebunan Sawit Jalan Tol Asahan

Metropolitan

Warga Kecam Kontraktor Tidak Profesional Kerjakan Proyek Jalan Provinsi di Batubara

Metropolitan

Jembatan Jalan di Medan Jadi Lapak Dagangan, Camat Bantah Terima Setoran

Metropolitan

Persoalan Jalan Provinsi Sumut, Chandra Dalimunthe Sama Seperti Topan Ginting