drberita.id -
Siswa siswi kelas 3 SMA Negeri 2 Kota Binjai terpaksa batal membuat foto angkatan karena kabarnya harus membayar jutaan rupiah pada kepala sekolah. Masalah inipun telah viral di media sosial, hingga menjadi polemik internal.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kota Binjai Juliana M.Pd membantah ada meminta uang sebesar Rp. 5 juta kepada siswa kelas 3 yang mau foto angkatan di sekolah.
"Maaf saya tidak pernah meminta apapun sama siswa. Boleh tanya kepada siswanya yang bernama Edi," jawab Juliana, Senin 4 Mei 2026.
Juliana mengatakan siswa yang ingin menbuat foto angkatan berinisiatif sendiri melalu pihak luar, bukan dari pihak sekolah.
Edi, lanjut Juliana, sebagai panitia yang juga OSIS telah mengklarifikasi karena telah viral di media sosial.
"Mereka (siswa) pakai vendor mau foto angkatan, dua pekan lalu ini sudah ramai di instagram, sudah saya klarifikasi tidak ada saya minta uang ke para siswa, kabarnya mereka ke vendor membayarnya," beber Juliana.
Juliana pun meminta agar siswa siswi dibawa bertemua dengan dirinya untuk meluruskan informasi yang telah beredar.
"Boleh bertemu dengan saya di sekolah, bawa anak anak semua. Ini saya masih di Medan, kantor dinas pendidikan provinsi. Biar tidak ada fitnah kepada saya. Kapan saja saya tunggu bertemu di sekolah," tegasnya.