drberita.id -Puluhan warga Gang Seri, Jalan Cemara, Kota Medan, Senin 21 Agustus 2023 pagi, berunjukrasa di depan bangunan rumah toko (Ruko)
Holy Land yang sedang berjalan. Ratusan warga menuntut agar pembangunan tersebut dihentikan.
Aksi warga spontan karena merasa khawatir dengan pembangunan ruko Holy Land yang tidak sesuai dengan peraturan.
"Aksi kami ini karena pembangunan ruko Holy Land tidak sesuai peraturan, juga mengganggu ketertiban di warga sekitar," ujar Syafii, Senin 21 Agustus 2023.
Menurut Syafii, pembangunan ruko Holy Land tidak sesuai dengan izin yang dikeluarkan oleh dinas terkait dari Pemko Medan.
"Pembangunan Holy Land ini telah menyalahi Perda Kota Medan No. 5 tahun 2022 dan No. 5 tahun 2015 tentang PBG/IMB. Itu yang pertama," kata Syafii.
Kedua, lanjut Syafii, pada papan izin proyek tertulis 3 unit, namun reaslisasi dibangun 5 unit, dan tidak meminta izin dari warga sekitar.
"Ketiga, tanpa ada kompromi dengan warga yang ada di sekitar, sesukanya memindahkan tiang induk listrik yang berdampak terjadinya pijaran api pada jaringan. Kami meminta pembangunan ruko Holy Land ini dihentikan," tegas Syafii.
Selain Syafii, warga lainnya Ku'at juga menyampaikan orasinya. Ku'at menduga oknum dinas terkait telah menerima suap izin dari pihak pengembang ruko Holy Land.
"Jika dinas terkait dari Pemko Medan berkerja murni demi PAD, tak kan begini kondisi pembangunan ruko Holy Land ini. Khusus oknum dinas terkait, kami menduga menerima suap izin dari pihak pengembang, makanya izin 3 ruko bisa menjadi 5 ruko, ini faktanya," ujarnya.
Ku'at pun meminta Walikota Medan Bobby Nasution segera menindak tegas pihak pengembang Holy Land dan oknum dinas terkait yang diduga menerima suap.
"Jika tidak ditindak Walikota Medan Bobby Nasution pembangunan Holy Land ini, kami sangat kecewa. Nyata nyata peraturan telah dilanggar oleh anak buahnya ini," ujar Ku'at.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan Endar Sutan Lubis yang dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui aksi warga yang terjadi pagi ini terhadap pembangunan ruko Holy Land tersebut.
"Tidak ingat saya semuanya, makanya saya cek dulu. Dimana lokasinya, agar saya suruh cek anggota hari ini," jawab Endar Lubis.