Pendidikan Indonesia

PeopleMath Executive Seminar di USU Bahas Paradigma Baru Membangun SDM Unggul

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202607/_8396_PeopleMath-Executive-Seminar-di-USU-Bahas-Paradigma-Baru-Membangun-SDM-Unggul.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (IKAFEBUSU) menggelar PeopleMath Executive Seminar.
drberita.id -Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (IKAFEBUSU) menggelar PeopleMath Executive Seminar di Aula Serbaguna Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU, Kamis (16/7/2026).

Seminar bertajuk "Jalan Baru Membentuk Manusia Unggul untuk Keberlanjutan Kinerja Organisasi" tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi.

Di antaranya para dekan, ketua program studi, sekretaris program studi, guru besar di lingkungan USU, serta pimpinan perguruan tinggi swasta se-Kota Medan.

Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin hadir sebagai keynote speaker, sementara seminar menghadirkan Agus Dwi Handaya, penulis buku PeopleMath sekaligus Ketua Umum IKAFEBUSU.

Kemudian, Guru Besar yang juga Dekan Fakultas Psikologi Prof. Dr. Vivi Gusrini Rahmadani M.Sc, MA, Psikolog, sebagai narasumber.

Seminar mengangkat pentingnya membangun sumber daya manusia sebagai fondasi utama keberlanjutan organisasi. Di tengah meningkatnya capaian publikasi ilmiah, akreditasi, dan perkembangan teknologi, peserta diajak merefleksikan kembali apakah kualitas manusia, keberanian mencari kebenaran, integritas, dan kedewasaan lulusan turut berkembang seiring berbagai pencapaian institusi.

Dalam pemaparannya, Agus Dwi Handaya memperkenalkan konsep PeopleMath, sebuah pendekatan yang menempatkan manusia sebagai inti pembangunan organisasi. Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya mengejar target kinerja, tetapi juga harus mampu menciptakan individu yang bertumbuh secara utuh.

"Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari angka-angka kinerja, tetapi juga dari sejauh mana organisasi mampu membentuk manusia yang produktif, berkarakter, bahagia, dan menemukan makna dalam pekerjaannya," ujar Agus.

Ia menambahkan, produktivitas dan kebahagiaan bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya justru harus berjalan beriringan agar organisasi mampu bertahan dan terus berkembang menghadapi perubahan.

Sementara itu, Prof. Vivi Gusrini Rahmadani menyoroti pentingnya workplace well-being sebagai fondasi produktivitas yang berkelanjutan.

Menurutnya, organisasi perlu membangun lingkungan kerja yang sehat agar setiap individu dapat berkembang secara optimal.

"Lingkungan kerja yang sehat, kepemimpinan yang suportif, serta penguatan sumber daya personal merupakan faktor penting dalam meningkatkan keterlibatan kerja dan kinerja organisasi," kata Vivi.

Seminar tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran buku PeopleMath yang menawarkan perspektif baru mengenai pembangunan organisasi berbasis manusia.

Buku tersebut mengangkat gagasan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem dan strategi, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam membangun kualitas manusia di dalamnya.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Metropolitan

Formapera: Kelangkaan BBM di Sumut Kejahatan Kemanusiaan, Polisi Harus Periksa Pertamina Patra Niaga Sumbagut

Metropolitan

USU dan BTN Bahas Pengelolaan Sampah di Sekitar Danau Toba

Metropolitan

Jejak Pengabdian FK USU di Tano Niha, Memangkas Pemahaman Lama

Metropolitan

USU Buka Seleksi Mahasiswa Mandiri Tahap II

Metropolitan

BPIP dan Komisi XIII DPR RI Gelar Penguatan Relawan Kebajikan Pancasila di FISIP USU

Metropolitan

Kornas Re-LUN Ungkap Dirut PLN Lebih Keras dari Menteri ESDM