drberita.id -Pada tahun 2025 Indonesia akan menjadi Indonesia Gold atau Indonesia emas. Kenapa? karena generasi generasi pemimpin Indonesia yang akan datang adalah generasi cerdas yang paham canggihnya teknologi.
Hal itu disampaikan Al Ustadz Parlindungan Dalimunthe pada acara Pelepasan Kelompok Belajar dan Pentas Seni Al Balqis Angkatan ke 12, dan peresmian MDA Amas zariah, di Dusun Sumbersari 1, Desa Torganda Kabupateb Labusel, Selasa 27 Juni 2023.
Ustadz parlindungan menegaskan untuk mencapai hal tersebut, ustadz mengingatkan ketika mati nanti jangan sampai meninggalkan generasi yang lemah imannya, lemah sosialnya, dan lemah budayanya.
Untuk Ilitu diperlukan sarana pendidikan yang baik karena lembaga pendidikan ini adalah merupakan satu-satunya pondasi kekuatan. Lembaga pendidikan menjadikan anak anak yang berilmu, karena jika tidak berilmu maka mereka akan menjadi generasi yang lemah.
"Generasi yang tidak paham terhadap ajaran agamanya, generasi yang tidak mau memperjuangkan hak hak rakyatnya, akhirnya mereka akan menjadi generasi yang biasa biasa saja," kata ustadz.
Darwis H Harahap yang hadir pada acara mewakili tuan rumah menyatakan, dirinya sangat terharu atas pencapaian saudaranya Arman Purba yang telah memberikan perhatian terhadap pendidikan dengan membangun MDA Amas Jariah yang sebentar lagi akan diresmikan.
"Saya salut dengan Arman yang bagaimana giatnya beliau membangun kampung, hal ini yang saya tanamkan ke seluruh mantan ataupun anak buah saya kalau semua sudah sukses jangan lupa dengan kampungnya," katanya.
Orang yang sukses, menurut Darwis, bukan banyak duit, bukan banyak harta, tapi orang yang sukses adalah orang yang bermanfaat bagi orang banyak.
Darwis yang saat ini ikut kontestasi politik Pemilu 2024, bakal calon Anggota DPR RI ini hadir bersama Tria Novi Khairani Sitorus, putri ketiga mantan Bupati Labura Khairuddinsyah Sitorus, saat ini juga mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil Sumut 2 dari Partai Golkar.
Kepala Sekolah MDA Amas Jariah, Susanti Purba dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dengan mempercayakan anak-anaknya untuk menimba ilmu pendidikan di tempatnya.
"Hari ini adalah angkatan ke 12 sarana pendidikan ini melepaskan murid muridnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, umi sangat sedih melepaskan anak anak umi, semoga kalian kelak menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa serta berbakti kepada orang tua," katanya penuh haru.
Hadir juga anggota DPRD Labusel Bayunuddin Dalimunthe Fraksi Demokrat, Amin Batubara Fraksi Gerindra Kepala Desa Torganda Rahmad Syahrin Purba di lokasi.