drberita.id -Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran
Masjid Indonesia (FOSIL BKMI) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menjajaki sinergi dalam memperkuat
Koperasi MUI Sumut dan mendorong pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi kedua pihak untuk menyatukan potensi dan membahas peluang kerja sama dalam pengembangan usaha produktif, perluasan akses pasar, serta peningkatan pemasaran produk Koperasi MUI Sumut dan pelaku UMKM muslim.
FOSIL BKMI dalam pertemuan tersebut diwakili H. Jonidi dan Dody. Sementara dari MUI/Koperasi MUI Sumut hadir Ketua Koperasi MUI Sumut Dr. Kaswinata, Prof. Saparuddin, Putrama, dan Alferdian.
Ketua Koperasi MUI Sumut, Dr. Kaswinata, menyambut baik penjajakan sinergi tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan jaringan masjid dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas pengembangan usaha dan pemasaran produk koperasi.
"Sinergi dengan FOSIL BKMI menjadi peluang bagi Koperasi MUI Sumut untuk memperluas jaringan, terutama dalam akses pasar dan pengembangan usaha. Potensi masjid dan jemaah sangat besar sehingga perlu dikelola melalui kerja sama yang produktif dan berkelanjutan," ujar Kaswinata.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang memberikan manfaat bagi koperasi, UMKM, dan masyarakat.
"Kami berharap ke depan ada program-program nyata yang dapat kita jalankan bersama, sehingga koperasi tidak hanya berkembang secara kelembagaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi ekonomi umat," katanya.
Sementara itu, H. Jonidi mewakili FOSIL BKMI, mengatakan masjid memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi umat.
Keberadaan jaringan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan jemaah yang tersebar di Kota Medan dan berbagai wilayah dinilai dapat menjadi kekuatan untuk mempertemukan berbagai pelaku ekonomi.
"Masjid memiliki potensi yang sangat besar dalam pemberdayaan ekonomi umat. Jaringan BKM dan jemaah dapat menjadi kekuatan untuk mempertemukan pelaku UMKM, pengusaha muslim, koperasi, lembaga keuangan syariah, dan berbagai pihak lainnya," ujar Jonidi.
Menurutnya, penguatan peran masjid dalam bidang ekonomi dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kolaborasi, mulai dari pengembangan UMKM, pemasaran produk, pendampingan usaha hingga membuka akses terhadap jejaring ekonomi yang lebih luas.
Melalui sinergi tersebut, FOSIL BKMI dan MUI Sumut berharap Koperasi MUI Sumut dapat semakin berkembang sekaligus menjadi salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.
FOSIL BKMI juga menyatakan siap membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan MUI Sumut untuk menghadirkan program ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi masyarakat.
Semangat tersebut dirangkum dalam gerakan. "Dari Masjid Kita Bangkitkan Usaha Koperasi MUI Sumut dan Usaha Muslim Kita Majukan," tukas H. Jonidi.