drberita.id -Program Studi Doktor (S-3) Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menggelar penyuluhan edukasi bertema "Perawatan dan Kesehatan Kulit" melalui program pengabdian masyarakat di Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, pada Kamis 25 September 2025.
Kegiatan penyuluhan tersebut untuk pertama kalinya di desa itu diikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga serta kader PKK setempat.
Tim pengabdian terdiri dari dr. Deryne Anggia Paramita, MKed (KK), Sp.DVE, Subsp. DA; dr. Khairina, Sp.DVE, Subsp. DKE, MKed (DV); serta dr. Cut Putri Hazlianda, MKed (DV), Sp.DVE, Subsp. DAI.
Ketiga dokter tersebut membawakan materi berbeda mulai dari perawatan kulit bayi dan anak oleh dr. Deryne, pencegahan penuaan dini kulit wajah oleh dr. Khairina, hingga penyebab, gejala, dan cara mencegah munculnya eksema yang disampaikan oleh dr. Cut Putri.
dr. Deryne, yang mewakili tim pengabdian, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting karena masih banyak kesalahpahaman di masyarakat mengenai cara merawat kulit.
"Kami melihat bahwa masih banyak ibu-ibu yang belum memahami perawatan kulit yang benar, terutama terutama untuk bayi dan anak-anak. Di sisi lain, banyak juga yang belum tahu cara mencegah penuaan dini atau menangani gejala penyakit kulit seperti eksema," ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kader PKK yang hadir dapat menjadi penghubung informasi bagi warga lainnya.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu-ibu PKK dapat menyampaikan kembali pengetahuan yang diperoleh hari ini kepada masyarakat luas, agar literasi kesehatan kulit dapat meningkat secara menyeluruh di tingkat desa," tambahnya.
Kepala Desa Bulu Cina, Ramiyadi, menyampaikan apresiasinya kepada tim pengabdian FK USU atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran para dokter ke desa kami. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat, apalagi ini merupakan penyuluhan pertama tentang perawatan kulit yang pernah diadakan di sini," ungkapnya.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit.
"Karena sudah diedukasi maka harapannya para ibu-ibu yang hadir bisa menjaga kesehatan kulit anaknya sejak dini, mencegah terjadinya penuaan dini dan mencegah terjadinya eksema sehingga kesalahan dalam praktik perawatan kulit bisa diminimalisir," tutup dr Deryne.