Discoverme Gelar Aksi Psikososial dan Layanan Gratis untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Armand

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202601/_2817_Discoverme-Gelar-Aksi-Psikososial-dan-Layanan-Gratis-untuk-Korban-Bencana-di--Aceh-Tamiang.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Istimewa
Discoverme, biro psikologi, berkolaborasi dengan Academy Barbershop Medan Hairstyle dan Rumah Sakit Marta Friska menggelar aksi psikososial dan layanan sosial gratis
drberita.id -Discoverme, biro psikologi, berkolaborasi dengan Academy Barbershop Medan Hairstyle dan Rumah Sakit Marta Friska menggelar aksi psikososial dan layanan sosial gratis bagi masyarakat di Desa Medang Ara, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan itu meliputi dukungan psikososial untuk anak-anak yang dilakukan oleh tim psikolog dari Discoverme, pelayanan medis dan pengobatan gratis oleh tim dokter Rumah Sakit Marta Friska, serta layanan pemotongan rambut gratis yang diberikan oleh tim Academy Barbershop Medan Hairstyle.

Sejak pagi, warga terlihat antusias memadati lokasi kegiatan. Anak-anak mengikuti sesi pemulihan psikologis melalui permainan edukatif, menggambar, dan pendampingan emosional. Sementara itu, orang dewasa memanfaatkan layanan kesehatan untuk pemeriksaan umum dan konsultasi medis, serta antre untuk mendapatkan potong rambut gratis.

Samantha, penginisiasi kegiatan sekaligus Owner DISCOVERME, mengatakan aksi sosial ini bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, pasca situasi sulit yang mereka alami.

"Kami melihat sarana pendidikan dan fasilitas anak juga terdampak di Aceh Tamiang jadi kami ingin memberikan edukasi sekaligus semangat untuk anak-anak terdampak. masih sejalan dengan layanan discoverme yang fokus ke anak dan pendidikan, program yang kami buat pun berhubungan dengan psikologi yaitu mengenali emosi. dimana anak-anak belajar bahwa emosi itu bukan hanya marah, atau senang," ujar Samantha.

Ia juga mengatakan, bahwa tim Discoverme juga memperkenalkan pada anak-anak bagaimana meregulasi emosi seperti teknik deep breathing atau yang disebut juga sebagai teknik tarik nafas untuk membantu anak-anak lebih mindful, sadar akan situasi dan mendapatkan tubuh yang rileks dan fokus.

"Program dukungan psikologis untuk anak ini pun dikemas tim psikolog anak discoverme, dikemas semenarik mungkin untuk membantu penyintas bencana mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara adaptif sebagai bagian dari proses pemulihan psikososial pascabencana," tambahnya.

Nurleli Purnamasari,S.Psi.,M.Psi.,Psikolog. Psikolog Klinis, tim Discoverme juga menyampaikan bahwa kegiatan yang diberikan kepada anak-anak korban banjir di Karang Baru, Desa Medang Ara bukanlah merupakan penyembuhan trauma, melainkan dukungan psikososial.

"Karena dalam psikologi trauma tidak dapat diidentifikasi secara langsung tetapi membutuhkan penilaian lebih lanjut. Oleh karena itu, yang kami berikan adalah dukungan psikososial untuk memastikan rasa aman, motivasi, dan dukungan emosional dengan melakukan kegiatan bermain yang ramah anak. Melalui permainan dan interaksi sederhana, anak-anak disadarkan akan berbagai perasaan yang mungkin menyelimuti mereka setelah bencana terjadi—misalnya rasa takut, sedih, marah, atau kebingungan—dan kebahagiaan saat bermain dengan teman-teman mereka, ucapnya.

Sambutan positif datang dari masyarakat setempat. Salah seorang warga, Juliati (46), mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan gratis tersebut.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Anak-anak kami bisa bermain dan mendapat pendampingan, kami juga bisa berobat tanpa biaya. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan." katanya.

Kegiatan aksi psikososial ini ditutup dengan pembagian paket sederhana untuk anak-anak dan sesi foto bersama antara tim relawan dan warga. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara sektor kesehatan, psikologi, dan komunitas kreatif dalam menghadirkan layanan kemanusiaan berbasis kebutuhan masyarakat.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Metropolitan

Cahaya Obor Penyintas Bencana Alam di Aceh Tamiang Tetap Menyala Sambut Bulan Suci Ramadhan

Metropolitan

Peringati Isra Miraj, Rawantara Gelar Festival Anak Soleh di Desa Sekumur Aceh Tamiang

Metropolitan

Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Desa Sekumur Aceh Tamiang: Jangan Pergi

Metropolitan

Lebah Begantong Hibur Penyintas Bencana Ekologis Sumatra di Aceh Tamiang

Metropolitan

RSU Sufina Aziz Medan dan Dompet Dhuafa Waspada Gelar Pengobatan Gratis Korban Bencana di Aceh Tamiang

Metropolitan

Kabar dari Aceh Tamiang, Dari Jerit Minta Tolong Sampai Jenazah yang Terpaksa Dihanyutkan