drberita.id -Dompet Dhuafa Waspada (DDW) mewisuda para penerima manfaat yang ikut serta dalam program
Pelatihan Menjahit Harapan Dhuafa Angkatan ketiga, Sabtu 25 April 2026.
Digelar di kantor advokat Faisal O. Nasution Jalan Jenderal Ahmad Yani, Medan, wisuda dihadiri oleh Sultan Deli ke-14 Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, Dewan Pembina RSU Sufina Aziz M. Sutan A. Aziz F. Nasution, beserta jajaran manajemen RSU Sufina Aziz Medan.
Sultan Mahmud Aria dalam kesempatan itu mengucapkan selamat kepada para penerima manfaat program. "Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan para penerima manfaat yang telah menyelesaikan pelatihan dan bisa menghasilkan karya," ucapnya.
Sultan Mahmud Aria juga mengaku salut dengan program yang dijalankan DDW kepada para penerima manfaat.
"Yang patut kita banggakan adalah ketika nanti ibu-ibu selesai wisuda ini program masih terus berlanjut karena ada monev yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa Waspada. Harapannya ini benar-benar bisa membawa kebaikan oleh para penerima manfaat karena tanggungjawab didampingi sampai mahir," ujarnya.
Senada dengan apa yang disampaikan Dewan Pembina RSU Sufina Aziz Medan, M. Sutan A. Aziz F. Nasution bahwa ia merasa senang dan bangga karena program ini bisa berjalan dengan baik dari awal hingga akhir.
"Saya cukup bangga melihat semangat ibu-ibu yang bisa menyelesaikan pelatihan. Tentunya kita semua berharap ibu-ibu para peserta program bisa segera menjalankan usaha jahitnya sehingga bisa menambah penghasilan," ucap Sutan.
Sebagaimana diketahui, Sutan selama ini turut mendukung program Menjahit Harapan Dhuafa Angkatan 3. Ini dibuktikan dengan memfasilitasi lokasi pelatihan secara gratis untuk belajar.
"Ke depan saya berharap lokasi ini juga akan kita manfaatkan untuk menjadi galeri sebagai sarana promosi hasil karya dari penerima manfaat program menjahit. Mudah-mudahan bisa membawa keberkahan nantinya untuk kita semua," ujarnya.
Sementara Pimpinan Cabang DDW Sulaiman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program menjahit harapan dhuafa tersebut.
"Kami bersyukur sekali dan sangat berterima kasih kepada seluruh pihak baik donatur, pelatih program, dan penerima manfaat atas kerjasamanya sehingga program ini bisa berjalan dengan lancar selama tiga bulan berlalu," ucapnya.
Dalam rencana ke depan, Sulaiman mengatakan akan membuka program pelatihan lain agar lebih banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh mustahik.
"Kita akan coba kedepan membuka program pelatihan lain seperti pelatihan bilal mayit, pelatihan khatib jumat, dan pelatihan lain yang bersifat melatih kemampuan sehingga memberdayakan masyarakat tidak hanya sekadar memberi secara konsumtif dengan harapan mustahik bisa berdaya," ucapnya.
Terakhir, Sulaiman mengucapkan harapannya agar para penerima manfaat dapat menjalankan amanah donatur dengan baik.
"Karena hari ini ibu-ibu sudah punya kemampuan menjahit, lalu diberi modal mesin jahit beserta perlengkapannya maka semoga bisa dijaga dengan baik bila perlu dikembangkan sehingga kedepan menjadi penjahit sukses. Kita doakan bersama," tutupnya.