drberita.id -Dompet Dhuafa Waspada (DDW) menggelar
Ekselensia Leadership Camp (ELC) bagi penerima Youth Ekselensia Scholarship (YES) Angkatan V di Taman Wisata Lyza, Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada 25-26 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari masa orientasi program beasiswa yang bertujuan membentuk karakter, kepemimpinan, serta meningkatkan kapasitas penerima manfaat.
ELC YES Angkatan V dilaksanakan secara serentak di 11 wilayah program, yakni Langkat, Aceh Utara, Pidie Jaya, Padang, Yogyakarta, Surabaya, Bogor, Palembang, Pekanbaru, Dumai, dan Sinjai.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara hybrid pada 24 Juli 2026 dan diikuti sebanyak 106 penerima beasiswa dari seluruh Indonesia, kemudian dilanjutkan secara luring di masing-masing wilayah.
Di Kabupaten Langkat, kegiatan mengusung tema "Lead Yourself, Impact Others" dan diikuti oleh penerima beasiswa, mentor, serta panitia.
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari pembekalan materi, pembiasaan ibadah, unjuk bakat, malam keakraban dan muhasabah, berbagi pengalaman bersama alumni, hingga outbound.
Pimpinan Cabang DDW Sulaiman mengatakan program tersebut dirancang untuk membekali para peserta agar mampu mengembangkan potensi diri sejak dini.
"Kesuksesan sebenarnya bisa diraih oleh semua orang yang mau memperbaiki diri, meningkatkan potensi, dan memahami peluang. Jika ketiga hal itu dijalankan dengan baik, lima hingga sepuluh tahun ke depan adik-adik akan mendapatkan karier yang sesuai dengan potensinya. Karena itu, manfaatkan proses dalam program beasiswa ini sebaik-baiknya," ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026.
Sementara itu, PIC Youth Ekselensia Scholarship Dompet Dhuafa Waspada, Putri menjelaskan program YES tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman.
"Program Beasiswa YES dirancang oleh GreatEdunesia dan dijalankan di wilayah oleh Dompet Dhuafa Waspada untuk melahirkan generasi yang tidak hanya sukses di dunia, tetapi juga di akhirat. Kami berharap seluruh peserta mengikuti arahan mentor sehingga mampu mencapai target pengembangan diri dan menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.
Selama kegiatan, peserta juga memperoleh materi mengenai dunia perkuliahan, organisasi, dan pengembangan prestasi yang disampaikan oleh Syahroni, guru SMAN 2 Besitang.
Selain itu, As'ad Saifullah, Dewan Hakim MTQ Kabupaten Langkat, memberikan pembekalan motivasi serta teknik menghafal Al-Qur'an untuk memperkuat kualitas ibadah dan akhlak peserta.
Materi lainnya mengenai Individual Development Plan dan Mind Mapping disampaikan oleh mentor wilayah Langkat, Intan Mayasari.
Intan mengajak peserta mengenali potensi diri, menyusun perencanaan hidup, serta menjadikan setiap target sebagai bentuk ikhtiar yang disertai doa kepada Allah SWT.
Salah seorang penerima beasiswa, Rayhan Firzatullah Harahap mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan tersebut.
"Kami belajar memimpin diri sendiri dan bekerja sama dalam kelompok. Materi yang diberikan sangat bermanfaat karena langsung dipraktikkan. Pembiasaan ibadah dan sesi muhasabah juga memberikan semangat baru bagi kami. Semoga semakin banyak pelajar yang dapat merasakan manfaat program beasiswa ini," ungkapnya.